Kyai Langgeng Tambah Tiga Wahana Baru

2186
WAHANA BARU: Waterboom di Taman Kyai Langgeng (TKL) siap menyambut para pengunjung di awal 2018. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
WAHANA BARU: Waterboom di Taman Kyai Langgeng (TKL) siap menyambut para pengunjung di awal 2018. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG – Perusahaan Daerah Objek Wisata (PDOW) Taman Kyai Langgeng (TKL) Kota Magelang menambah tiga wahana baru yang siap dioperasikan awal 2018 mendatang. Tiga wahana baru tersebut yaitu sepeda layang, dragon coaster, dan waterboom.

“Untuk sepeda layang sekarang masih dalam kondisi trial,” jelas Direktur PDOW Taman Kyai Langgeng Edy Susanto usai senam bersama Wali Kota Magelang, Jumat (8/12).

Edi menjelaskan, sebenarnya kolam renang di TKL sudah ada, namun masih dalam bentuk semi-waterboom dan belum lengkap fasilitasnya. “Untuk saat ini sudah berbentuk waterboom, fasilitasnya sudah komplit. Seperti luncuran, ember tumpah, dan lain sebagainya,” papar Edy.

Pihak manajemen juga masih berencana mengembangkan TKL dan membangun waterpark untuk anak-anak di awal 2018 mendatang. Nantinya, waterpark tersebut berlokasi di bekas kantor lama pengelola yang berukuran 25 x 15 meter.

“Waterpark ini kedalaman airnya cuma 50 sentimeter, nanti akan ada mainan di tengah-tengah kolam. Waterpark ini khusus untuk anak-anak. Jadi ada segmennya sendiri-sendiri. Sedang untuk pengunjung yang sudah dewasa bisa di waterboom,” pungkas Edy.

TKL juga akan membangun foodcourt dengan beberapa kios yang disediakan. Rencananya ada 9 jenis makanan yang dijual dan tidak boleh sama.

Sementara, Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meminta pengelola Taman Kyai Langgeng untuk terus berinovasi di tengah persaingan bidang pariwisata yang terus berkembang. “Kita memang pernah diberikan penghargaan dalam bidang wisata, namun jangan sampai kemudian menjadi lengah dan tertidur. Kita harus terus bangkit dan rumuskan Taman Kyai Langgeng sebagai daya tarik wisata yang luar biasa,” tandas Sigit.

Sigit juga meminta agar para karyawan TKL untuk ramah melayani para pengunjung dan terus menjaga kebersihan TKL. “Badan pengawas juga harus terus merumuskan inovasi-inovasi yang terbaru, sehingga mampu mendukung penambahan jumlah wisatawan,” kata Sigit. (cr3/ton)