33 C
Semarang
Jumat, 3 Juli 2020

Bupati Berharap, Pipa Gas PGN Naikkan Investasi

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

UNGARAN–Pemkab Semarang berharap proyek pembangunan depo dan instalasi jaringan pipa gas turut berdampak pada peningkatan nilai investasi di Kabupaten Semarang. Karena itulah, Bupati Semarang, Mundjirin akan terus mendorong supaya sosialisasi dan pembangunan jaringan pipa yang rencananya akan direalisasikan pada 2019 mendatang, bisa dipercepat.

“Dengan adanya jaringan pipa gas, kami harapkan investasi dan pembangunan di Kabupaten Semarang semakin tumbuh dari tahun ke tahun,” ujar Mundjirin, Jumat (8/12) kemarin.

Seperti diketahui, proyek pembangunan depo beserta instalasi jaringan pipa gas di Kabupaten Semarang rencananya akan dilanjutkan pada 2019 mendatang. Terpisah, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPPTSP) Kabupaten Semarang, Valeanto Sukendro mengatakan jika rencana tersebut sudah disampaikan PT Gas Negara (PGN).

Bahkan, PT PGN telah menyampaikan paparan awal ke Bupati Semarang pada April 2013 silam. “Katanya hendak direalisasikan pada akhir 2018 atau awal 2019. Tetapi sebenarnya PGN siap mendukung pemenuhan energi pengganti listrik maupun minyak,” katanya.

Kondisi begitu, lanjutnya, apabila nantinya di Kabupaten Semarang ada perusahaan yang memerlukan energi selain listrik dan minyak untuk mendukung produksi, akan ditindaklanjuti dengan membangun depo gas di suatu tempat.

Sukendro menjelaskan, secara teknis gas dari depo yang dibuat bakal diteruskan ke perusahaan yang membutuhkan pipa jaringan panas bumi tersebut. “Bisa juga dari depo gas, ada sarana truk yang membantu distribusi. Prinsipnya apabila ada perusahaan yang meminta pasokan gas, akan dilayani PGN,” jelasnya.

Dikatakannya lagi, dalam hal ini PT PGN mempunyai rencana membangun depo berikut jaringan instalasi pipa gas bertekanan sepanjang 34 kilometer di Kabupaten Semarang. Sebagai contohnya, PT PGN hendak membangun jaringan pipa gas ke wilayah perumahan terlebih dahulu sebelum membangun jaringan ke wilayah kawasan industri.

Terkait dengan harapan nilai investasi meningkat, Sukendro menambahkan Pemkab Semarang memprioritaskan investasi padat karya. Hal itu dikarenakan bisa mengurangi angka pengangguran di Kabupaten Semarang.

Saat ini, ada lima kawasan di Kabupaten Semarang yang sudah disiapkan untuk industri. Di antaranya Kecamatan Bawen, Pringapus, Susukan, Tengaran, dan Kecamatan Kaliwungu. “Itu sudah diatur dalam Perda Nomor 6 Tahun 2011. Pada kawasan yang dimaksud, lahannya datar atau hamparan, cari air mudah, dilintasi jalur listrik, hingga diapit jalan nasional dan jalan tol,” ujarnya. (ewb/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Semarak, Ekspo Produk Unggulan di Pedurungan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Puncak dari serangkaian program kerja Kuliah Kerja Nyata (KKN), mahasiswa Universitas PGRI Semarang (UPGRIS) di Kecamatan Pedurungan menggelar ekspo. Kegiatan tersebut...

17 Penderita Bibir Sumbing Dioperasi

SALATIGA - RSUD Kota Salatiga dengan dukungan Persatuan Ahli Bedah Mulut Indonesia (PABMI), bekerjasama dengan Yayasan Senyum Merah Putih menggelar bakti sosial operasi kelainan...

Terminal Cangkiran Dikebut, Banyumanik Belum Tersentuh

Semenjak terminal tipe A diambil alih oleh pemerintah pusat, kini Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mulai membenahi terminal tipe C secara bertahap. PROSES revitalisasi pembangunan...

BI Bangun Bank Sampah di Dieng

WONOSOBO - Bank Indonesia Kantor Perwakilan Provinsi Jawa Tengah membangun kompleks bank sampah terpadu di Desa Sembungan, Kabupaten Wonosobo. Pembangunan tersebut guna mengatasi permasalahan...

Copet Spesialis Konser Dibekuk

SEMARANG – Pencopet lintas provinsi berhasil dibekuk aparat Polsek Semarang Tengah. Pelaku bernama Muhamad Rubetul Huda, 23, asal Surabaya. Dia diamanakan setelah beraksi dalam...

Produk Handmade untuk Anak Digemari

Berbagai produk handmade dinilai cukup potensial sebagai salah satu ladang bisnis, termasuk halnya handmade dolls. Kreativitas serta pemilihan bahan yang ramah anak menjadi salah...