33 C
Semarang
Kamis, 28 Mei 2020

Angkat Wisata Alam, Kuliner dan Batik

Bupati Susun Roadmap Pengembangan Wisata

Another

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur...

KAJEN-Untuk meningkatkan potensi wisata di Kabupaten Pekalongan, Bupati Asip Kholbihi menyusun roadmap pengembangan wisata di Kota Santri. Pengembangan wisata ini tidak hanya terpaku pada pesona alam yang dimiliki kabupaten, tapi juga pengangkatan wisata kuliner dan batik.

“Kami sudah menysuun roadmap untuk pengembangan wisata. Kami akan angkat semua potensi, seperti di Lebakbarang, Kandangserang, Petungkriyono, Doro dan kecamatan lainnya. Karena semua daerah di Kabupaten Pekalongan memiliki potensi yang berbeda-beda,” ujar Asip, kemarin.

Selain wisata alam, lanjut dia, Kabupaten Pekalongan juga memiliki potensi wisata kuliner dan wisata budaya, khususnya batik. “Tempat-tempat sentra batik akan kami kembangkan. Hal itu merupakan pintu masuk kabupaten, mengingat Kabupaten Pekalongan telah dikenal sebagai bumi legenda batik nusantara,” jelasnya.

Hal itu akan ia promosikan secara terus menerus dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. “Tujuan dari keunggulan berbagai aspek ini, untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata dia.

Seperti keajaiban columnar joint atau batu tegak Watu Bahan di Desa Lemahabang, Kecamatan Doro, yang telah mengubah ekonomi masyarakat setempat. Sebelumnya, Lemahabang masuk dalam zona merah peta kemiskinan Kabupaten Pekalongan, namun dengan adanya potensi wisata di daerah setempat, lambat laun kesejahteraan masyarakat pun ikut terangkat.

Diterangkan, Lemahabang berdasarkan hasil penelitian yang sudah disampaikan Badan Penelitian Arkeologi Nasional, memiliki potensi yang luar biasa seperti bangunan candi, columnar joint atau batu tegak Watu Bahan, yang terbentuk sejak 2 juta tahun silam.

“Sehingga Lemahabang sekarang ini akan dijadikan sebagai tempat pendidikan dan pariwisata nasional maupun internasional, namun sebelumnya pemerintah akan melakukan penataan lokasi agar lebih baik, melalui pihak desa,” kata bupati.

Asip pada kesempatan itu mengajak pihak DPRD untuk bersama-sama dalam pembangunan jalan Desa Lemahabang menuju Watu Bahan. Namun sekarang ini kondisi masih kurang bagus, sehingga butuh segera diperbaiki.

Dengan potensi situs arkeologi dan geologi, jelasnya, Lemahabang akan menjadi tempat pendidikan dan kunjungan wisata dalam maupun luar negeri. Sekarang ini, setiap akhir pekan, sudah banyak masyarakat daerah sekitar yang berkunjung menyaksikan potensi keajaiban alam di Watu Bahan.

“Ini juga akan menjadi tempat wisata konservasi alam, sehingga saya akan mendesain tanah untuk rekreasi umum dan khusus. Selain itu, akan dilakukan kerjasama dengan ahli, fungsi riset potensi, ekonomi, sosial, budaya, dan lainnya. Paling penting fungsi pemberdayaan ekonomi masyarakat,” ungkap Asip.

Selain sarana jalan, untuk mendukung pariwisata, jaringan komunikasi dan listrik diharapkan dapat memberikan dukungan di area wisata. Sebab, columnar join setara dengan yang sudah ada di luar negeri, seperti Inggris, Colorado dan Amerika, serta Gunung Padang.

Bahkan hasil bentukan erupsi gunung Rogo Jembangan 2 juta tahun silam itu, menurut peneliti, lebih besar dari columnar join Gunung Padang. Selain situs Watu Bahan, juga ada situs Lemah Abang yang merupakan bangunan candi yang dibangun diatas struktur bangunan lebih tua, serta belum ditemukan di Pulau Jawa dan paling tua. (yan/jpg/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

Di Bus Kota Nyanyi Lagu Indonesia, di Bus AKAP Lagu Jawa (3)

Bahkan saat mulai awal mengamen di Solo pun, Didi Kempot sudah membawakan lagu ciptaan sendiri, Cidro salah satunya. Suaranya yang merdu dan karakternya yang...

More Articles Like This

Must Read

Bayi Cantik Ditemukan Warga

JOGJA- Bayi mungil berjenis kelamin perempuan, Kamis (2/11) dinihari ditemukan di teras rumah warga bernama Naufal bin Nafal, warga Balakan RT 5 Sumberagung, Jetis...

Massa Tolak Rencana Pendirian FPI

SALATIGA – Sejumlah massa dari beberapa organisasi kemasyarakatan (ormas) di Kota Salatiga menggelar aksi unjuk rasa di halaman Polres Salatiga, Sabtu (15/4) pagi. Mereka...

2 Warga Magelang Raih Hadiah Mobil

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Dua warga Magelang berhasil meraih hadiah utama berupa dua unit mobil saat pengundian Artos Histeria Belanja (AHB) 5 periode 25 Maret-28...

Gudang Penyimpanan Obat Digerebek

SEMARANG- Sebuah gudang penyimpanan obat diduga tanpa izin digerebek aparat Satuan Reserse Narkotika dan Obat Berbahaya (Satresnarkoba) Polrestabes Semarang, Rabu (4/10). Gudang tersebut berada...

Pendaki Sumbing Tewas

MUNGKID — Jalur pendakian Gunung Sumbing lewat jalur Dusun Butuh Desa Temanggung Kecamatan Kaliangkrik Kabupaten Magelang memakan korban. Seorang pendaki terjatuh ke dalam jurang...

Seniman Maroko Kepincut Tari Jawa

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Warga Maroko terkesima dengan lenggak-lenggok tarian Jawa yang dibawakan Pengasuh Sanggar Greget Semarang, Yoyok Bambang Priyambodo. Bahkan, tak sedikit seniman asal...