REKONSTRUKSI: Para tersangka produksi pil PCC saat menjalani reka ulang di pabrik Jalan Halmahera Raya No 27 Semarang. (kanan) Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Krisno H Siregar, saat berbincang dengan bos pabrik pil PCC, Joni. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
REKONSTRUKSI: Para tersangka produksi pil PCC saat menjalani reka ulang di pabrik Jalan Halmahera Raya No 27 Semarang. (kanan) Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Krisno H Siregar, saat berbincang dengan bos pabrik pil PCC, Joni. (ADITYO DWI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG- Bos pabrik pil Paracetamol Caffeine Caresoprodol (PCC) di Jalan Halmahera Raya No 27 Semarang, Joni, 38, dan 12 karyawannya menjalani rekonstruksi yang digelar Direktorat Reserse Narkoba (Ditresnarkoba) Polda Jateng, Kamis (7/12). Dalam reka ulang itu, para tersangka memperagakan kurang lebih 21 adegan.

Rekonstruksi digelar di dua lokasi, yakni di Jalan Gajah Timur Dalam 1 No 2 Gayamsari dan di pabrik Jalan Halmahera Raya No 27 Karang Tempel, Semarang Timur.

Lokasi pertama dipakai sebagai mess serta gudang penyimpangan barang yang sudah dicetak serta tempat dilakukan penyortiran pil PCC. Di lokasi ini, para tersangka memperagakan sebanyak 4 adegan.

Setelah itu, proses reka ulang berpindah ke Jalan Halmahera Raya No 27.   Di lokasi ini, para tersangka termasuk bos pil PCC, Joni, memperagakan kurang lebih 17 adegan. Mulai dari proses awal sampai akhir produksi pil PCC.

Direktur Reserse Narkoba Polda Jateng, Kombes Pol Krisno H Siregar, mengatakan, rekonstruksi ini digelar untuk mengetahui peran para tersangka dalam beraktivitas di rumah tersebut, mulai datang hingga proses produksi pil PCC.

Gimana mereka mereka tiba di tempat ini, dan apa yang mereka lakukan. Sehingga kami mengetahui posisi atau peran masing-masing tersangka dimulai proses awal pembuatan pil PCC, pengemasan hingga dikirim ke ekspedisi menuju daerah tujuan lewat jalur laut,” ungkapnya di sela rekonstruksi, Kamis (7/12).