Residivis Ditangkap Lagi

94
BARANG BUKTI: Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita menunjukkan barang bukti saat gelar perkara di Aula BNNK Temanggung, kemarin. (DOK BNNK Temanggung)
BARANG BUKTI: Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita menunjukkan barang bukti saat gelar perkara di Aula BNNK Temanggung, kemarin. (DOK BNNK Temanggung)

TEMANGGUNG – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Temanggung berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan ganja. RWH, warga lingkungan Banyutarung Kelurahan Temanggung II Kecamatan Temanggung tak berkutik saat ditangkap penyidik BNNK Temanggung karena kedapatan mengunakan dan mengedarkan sabu-sabu dan ganja, Senin (4/12) lalu.

Kepala BNNK Temanggung AKBP Renny Puspita mengatakan, setelah mendapat informasi dari masyarakat, petugas bergerak menyelidiki pelaku. “Saat penangkapan, tersangka dalam keadaan memakai barang di ruang tengah rumahnya. Dia pun tak mengelak. Setelah kita lakukan tes urine, hasilnya positif, ” ucap Renny saat gelar perkara di Aula BNNK Temanggung, Rabu (6/12).

Renny melanjutkan, petugas mengamankan tersangka bersama sejumlah barang bukti. Di antaranya dua paket sabu-sabu seberat 1,174 gram yang terdiri dari 0,528 gram dan 0,646 gram dan satu paket ganja seberat 1,353 gram.

Tersangka diketahui merupakan residivis dengan kasus yang sama. RWH pernah menjalani hukuman selama 5 tahun penjara di lapas Magelang. “Saat itu tersangka mengunakan putaw, kini tersangka kembali kami tangkap dengan kasus pengunaan dan peredaran sabu-sabu dan ganja,” terangnya.

Pihaknya juga berjanji akan terus berupaya memberantas peredaran narkotika di wilayah Temanggung, meskipun hanya diberi kewenangan sekali melakukan penangkapan terhadap kasus narkotika. “Dari BNNK Provinsi memang hanya dijatah sekali saja, tapi kami tetap akan berupaya maksimal untuk memberantas narkoba,” tukasnya.

Atas perbuatamnya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Hukuman terberat bisa penjara 20 tahun atau seumur hidup. (san/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here