Penjualan Rumah Lesu, Pengembangan Evaluasi Target

93
LESU : Pameran Property Expo yang digelar di Mal Ciputra diupayakan bisa menggairahkan pasar properti, Rabu (6/12) kemarin. (NURCHAMMIM / JAWAPOS RADAR SEMARANG)
LESU : Pameran Property Expo yang digelar di Mal Ciputra diupayakan bisa menggairahkan pasar properti, Rabu (6/12) kemarin. (NURCHAMMIM / JAWAPOS RADAR SEMARANG)

SEMARANG–Penjualan rumah hingga awal Desember 2017, belum menunjukan peningkatan yang cukup signifikan. Karena itulah, sejumlah pengembang mulai melakukan evaluasi untuk strategi pemasaran di tahun depan.

Ketua Pameran Property Expo, Dibya K Hidayat mengatakan, target penjualan rumah selama pameran di tahun 2017 sebanyak 600 unit. Namun hingga akhir November lalu, penjualan baru mencapai sekitar 65 persen dari total target.

“Hingga tutup tahun, sepertinya berat untuk mencapai target. Artinya tahun ini penjualan rumah komersil tidak jauh lebih baik dari tahun sebelumnya,” ujarnya di sela pembukaan Property Expo di Mal Ciputra, Rabu (6/12) kemarin.

Menurutnya, sebagian besar pembeli banyak yang mengalihkan pembelian ke barang-barang lain. Di antaranya kendaraan yang kini tersedia segmen yang cukup beragam dan dinilai lebih terjangkau. “Kendaraan roda empat pun sekarang ada yang kelasnya sangat terjangkau, kreditnya pun tidak sulit,” ujarnya.

Namun demikian, menurutnya, kurang tepat jika calon pembeli masih melakukan penundaan. Karena harga tanah dan rumah kian lama kian meningkat. “Hunian sendiri merupakan kebutuhan. Semakin menipisnya lahan, tentu akan menjadikan harga semakin tinggi,”ujarnya.

Kelesuan penjualan ini pula, lanjutnya, yang saat ini sedang dievaluasi oleh para pengembang. “Tahun 2018 akan kami perbarui lagi strategi pemasarannya. Apakah diversikasi produk dengan mempersempit tanah dan bangunan sehingga harga lebih terjangkau atau program-program lain,” ujarnya. (dna/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here