Masyarakat Minta Pembangunan Pasar Induk Segera Direalisasikan

Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi Pelaksanaan Reses DPRD Kabupaten Wonosobo

314
HASIL RESES : Aziz Nuriharyono dari Fraksi PDI Perjuangan saat menyampaikan laporan hasil reses dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi tentang Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Wonosobo. (DOK HUMAS DPRD KABUPATEN WONOSOBO)
HASIL RESES : Aziz Nuriharyono dari Fraksi PDI Perjuangan saat menyampaikan laporan hasil reses dalam Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi tentang Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Wonosobo. (DOK HUMAS DPRD KABUPATEN WONOSOBO)

WONOSOBO – DPRD Kabupaten Wonosobo menggelar Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Akhir Fraksi tentang Pelaksanaan Reses Anggota DPRD Kabupaten Wonosobo, yang kali ini memasuki Masa Persidangan Ketiga Tahun Anggaran 2017 di Ruang Rapat Utama DPRD, Rabu (6/12).

Dalam Rapat Paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Wonosobo Afif Nurhidayat didampingi unsur Wakil Ketua DPRD, seluruh fraksi menyampaikan laporan hasil reses yang dilaksanakan oleh seluruh anggota DPRD Kabupaten Wonosobo selama masa reses, yakni dari 24 November sampai 4 Desember, di wilayah Dapil masing-masing anggota.

Aziz Nuriharyono, dari Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan, reses merupakan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh anggota Dewan dalam rangka menemui konstituen pada khususnya dan masyarakat pada umumnya guna menyerap aspirasi yang berkembang.

Hasil reses merupakan aspirasi masyarakat yang dilaksanakan baik di kota, kecamatan, desa bahkan sampai ke tingkat dusun dan dirumuskan kembali dalam bentuk Pokok-Pokok Pikiran DPRD.

“Di dalam penyerapan aspirasi ini, hampir sebagian besar masyarakat sangat mengharapkan pembangunan di bidang infrastruktur seperti pembangunan jalan, irigasi, senderan, pavingisasi, pengaspalan jalan, drainase, jembatan, pembuatan tempat pembuangan sampah, penerangan jalan serta MCK maupun air bersih yang menjadi dambaan bagi masyarakat. Terlebih banyaknya infrastruktur yang rusak akibat terjadinya bencana alam yang terjadi di beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Wonosobo ini yang perlu segera ditangani,” katanya.

Adapun Ridho dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan, dalam reses DPRD Kabupaten Wonosobo dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, aspirasi yang disampaikan masyarakat berupa usulan pembangunan fisik dan nonfisik yang diperlukan untuk menunjang pembangunan daerah. “Usulan yang bersifat fisik antara lain penyelesaian pembangunan Pasar Induk Wonosobo, penambahan anggaran bantuan RTLH, pembangunan gedung sarana penunjang pendidikan seperti sekolah, pondok pesantren, tempat ibadah dan madrasah. Hal ini membuktikan bahwa pembangunan fisik merupakan kebutuhan prioritas yang mendesak dan harus dilaksanakan guna mempermudah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat,” katanya.

Sedangkan usulan nonfisik yang disampaikan antara lain meliputi bantuan operasional organisasi keagamaan, pondok pesantren, taman pendidikan Alquran dan madrasah diniyah yang telah berbadan hukum Indonesia. “Usulan nonfisik lainnya adalah penambahan anggaran bantuan Jamkesda dan bantuan sosial lainnya, pelatihan pengolahan sampah menjadi barang-barang bernilai ekonomi serta pelatihan UMKM dan usaha kecil lainnya,”katanya.