Kaum Difabel Tuntut Hak Setara

192

UNGARAN – Forum Komunikasi Difabel Kabupaten Semarang meminta hak mereka sebagai warga Kabupaten Semarang dipenuhi oleh Pemkab Semarang. Hak yang dimaksud yaitu memperoleh kesempatan yang setara dengan warga yang lain.

Hal itu diutarakan forum tersebut saat melakukan audiensi dengan DPRD Kabupaten Semarang, Rabu (6/12). Ketua forum komunikasi difabel Kabupaten Semarang, Ratna Windaryanti mengungkapkan saat ini para difabel di Kabupaten Semarang masih minim perhatian.

“Hak-hak kita sebagai warga negara kami minta diberikan seperti hak untuk mendapatkan pekerjaan, diberikan kemudahaan saat mengurus adminstrasi kependudukan dan aksesibilitas kita juga dipenuhi,” ujar Ratna.

Dijelaskan Ratna, saat ini penyandang disabilitas di Kabupaten Semarang masih merasa terdiskriminasi. Ia mencontohkan dalam kepengurusan administrasi kependudukan masih banyak penyandang disabilitas yang belum tercatat sebagai warga Kabupaten Semarang. “Seperti saat ada orang autisme maupun yang down syndrome saat mengurus adminstrasi kependudukan masih ada petugas yang tidak sabar sehingga mengabaikan,” ujarnya.

Contoh lain, lanjutnya, saat ia melakukan audiensi dengan Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Semarang. Dikatakan Ratna, saat ini kebijakan yang diberlakukan Dinsos masih untuk pembangunan masyarakat masih bersifat umum.

Padahal, kaum disabilitas membutuhkan kebijakan khusus yang juga berpihak kepadamereka.

“Mereka (Dinsos) saat kita audiensi banyak yang tidak tahu terkait apakah ada program yang berpihak ke kita. Untuk penganggaran dan lain-lain,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here