Kades Rampok Warganya Sendiri

110
GELAR PERKARA: Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti menunjukkan sejumlah barang bukti yang disita dari Ponco Sujatmiko, kades yang merampok warganya sendiri. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)
GELAR PERKARA: Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti menunjukkan sejumlah barang bukti yang disita dari Ponco Sujatmiko, kades yang merampok warganya sendiri. (DOK HUMAS POLRES KEBUMEN)

KEBUMEN – Kelakuan Kepala Desa Jatiluhur, Kecamatan Rowokele Ponco Sujatmiko, 40, sungguh tak patut dicontoh. Sebagai kades yang harusnya mengayomi warganya, ia malah merampok warganya sendiri. Korban adalah tetangga pelaku, Parsini yang telah lanjut usia, 74 tahun.

Kapolres Kebumen AKBP Titi Hastuti menjelaskan, aksi pencurian dengan kekerasan ini terjadi Selasa (28/11) sore. Pelaku membekap mulut korban dari belakang dan mengambil uang sebesar Rp 2 juta.

“Aksi kriminal kepala desa ini terungkap sejak korban Parsini melaporkan tersangka ke Polsek Rowokele, karena korban paham betul dengan suara dan postur tubuh sang kepala desa itu yang merupakan tetangganya. Dari laporan korban, petugas melakukan penyelidikan yang akhirnya menemukan barang bukti hasil kejahatan tersangka” terang Kapolres. Beberapa jam setelah aksi curas tersebut, pelaku diamankan polisi.

Setelah melakukan aksi yang pertama, tersangka sempat berpura-pura menenangkan korban,\. Imi dilakukan untuk mengelabuhi korban agar tidak curiga. “Selama ini korban tinggal sendiri di rumah. Uang yang dicuri tersangka merupakan kiriman dari anaknya yang tinggal di luar kota,” kata Titi.

Berdasarkan pengembangan kasus ini, tersangka diketahui juga melakukan pencurian dengan pemberatan. Yakni mencuri laptop dan kamera poket di rumah perangkat desanya dengan kerugian ditaksir sebanyak Rp 35 juta. Barang-barang yang dicuri tersebut merupakan inventaris desa yang dipimpinnya. “Dari hasil curianya itu oleh tersangka untuk melunasi utang – utangnya dan mencukupi kebutuhan ekonomi” imbuh Kapolres.

Sekarang, tersangka harus rela mendekam dalam jeruji besi. Atas perbuatanya tersangka dijerat dengan pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman selama – lamanya 9 tahun penjara. (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here