Inginkan Air PDAM Langsung Siap Minum

78
PENGHARGAAN: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menerima penghargaan Perpamsi Award 2017 untuk kategori pembina terbaik dengan jumlah penduduk kurang dari 200 ribu orang. (DOK Humas Pemkot Magelang)
PENGHARGAAN: Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito menerima penghargaan Perpamsi Award 2017 untuk kategori pembina terbaik dengan jumlah penduduk kurang dari 200 ribu orang. (DOK Humas Pemkot Magelang)

MAGELANG – Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito meraih penghargaan Perpamsi Award 2017 dari Persatuan Perusahaan Air Minum Indonesia (Perpamsi) untuk kategori pembina terbaik dengan jumlah penduduk kurang dari 200 ribu orang. Penghargaan diterima langsung Sigit, bersamaan dengan pembukaan Musyawarah Perusahaan Air Minum Nasional (Mapamnas) di Jakarta, Rabu (6/12).

“Penghargaan ini bagi kita semua, tidak pernah terpikir sebelumnya. Kami hanya berikan layanan terbaik kepada masyarakat tanpa terkecuali,” kata Sigit.

Sigit pun mengapresiasi kinerja jajaran PDAM Kota Magelang, terutama berkaitan dengan pelayanan yang telah diberikan selama ini kepada masyarakat atas kebutuhan air minum. Sigit juga berpesan kepada PDAM, untuk tidak berpuas diri dengan penghargaan yang diterima. “Harus mampu mengoreksi diri sendiri jadi yang terbaik. Jangan monoton.”

Selama ini Pemkot Magelang melalui PDAM selalu berkeinginan memakmurkan dan menyejahterakan seluruh masyarakat di bidang pelayanan air minum. Untuk itu, ia terus meminta agar PDAM terus berkreasi dan berinovasi dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. “Saya ingin Kota Magelang seperti kota-kota modern. Masyarakat dilayani dengan water supply treatment, yakni air minum di kelurahan maupun lokasi-lokasi lain yang sudah siap minum,” kata Sigit.

PDAM sebagai perusahaan daerah di bawah binaan Pemkot Magelang harus punya ide atau mimpi. PDAM harus bisa menjadi inspirasi perusahaan daerah lainnya. “Water supply treatment, bisa dijadikan embrio dulu, di kawasan mana gitu, yang tempatnya representatif, dirumuskan, pasti akan jadi unik,” papar Sigit.

Sementara, Direktur PDAM Kota Magelang Mochamad Haryo Nugroho mengaku akan mengkaji usulan wali kota terkait water supply treatment. “Kita memang ada rencana ke situ, tapi kan biaya yang dibutuhkan tidak sedikit. Saat ini sedang kita kaji, kita petakan mana lokasi yang strategis untuk membangun itu,” imbuh Haryo.

Saat ini, PDAM sedang fokus pembenahan dan pergantian pipa yang kurang layak. Haryo juga meminta masukan dari masyarakat terutama para pelanggan, demi kemajuan instansi yang dipimpinnya. (cr3/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here