BPCB Jateng Teliti Temuan Botol Kuno

80

PURWOREJO—Sebanyak 54 botol keramik antik ditemukan di Puskesmas Kutoarjo, Selasa (5/12). Badan Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Tengah akan meneliti untuk menentukan apakah botol keramik tersebut masuk cagar budaya atau tidak.

Arkeolog BPCB Jawa Tengah Winda Artista Harimurti menjelaskan, penelitian awal dilakukan untuk mengklasifikasikan botol berdasar ciri yang tertera. Botol dibagi empat sesuai identifikasi tulisan, terdiri atas Erven Lucas Bols, De Kuyper, Hulstkamp Zoon & Molyn, dan botol polos.
Arkeolog mengukur dimensi botol yang ukurannya berbeda. Botol juga diklasifikasikan berdasar jenis benda, yakni stoneware dan keramik.

Menurut Winda, BPCB belum memiliki benda koleksi yang sama persis dengan temuan di Kutoarjo. “Ada jenis botol yang mirip, namun ada  cupingnya,” ujarnya didampingi Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kabupaten Purworejo.

BPCB belum bisa memastikan nilai sejarah tersebut. NAmun diperkirakan botol tersebut berasal dari perusahaan pembuat minuman fermentasi di Belanda. Perusahaan itu beroperasi pada tahun 1800-an. “Namun bagaimana bisa ada di Kutoarjo, harus diteliti lebih jauh lagi,” tuturnya.

Koordinator TACB Purworejo Eko Riyanto mengemukakan, tim akan menggelar sidang untuk menentukan status botol keramik Kutoarjo. Hingga ada keputusan, botol itu berstatus diduga cagar budaya.

Hasil rekomendasi akan disampaikan kepada Bupati Purworejo. Sementara menunggu hasil kajian, botol itu akan diamankan ke Museum Tosan Aji Purworejo. (jpg/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here