33 C
Semarang
Sabtu, 30 Mei 2020

3 Kelurahan Wakili Lomba

HKG PKK Tingkat Jateng

Another

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi,...

SEMARANG- Peran PKK Kota Semarang yang dinahkodai Ny Krisseptiana Hendrar Prihadi kembali dinilai. Setelah beberapa waktu lalu, membantu Pemerintah Kota Semarang meraih Swastisaba Wiwerda sebagai Kota Sehat 2017 kategori pembinaan, Rabu (6/12) kemarin, tim penilai Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Ny Sudarli Heru Sudjatmoko bersama sebelas rombongan kembali melakukan penilaian terhadap PKK Kota Semarang yang masuk nominasi tiga besar lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Provinsi Jawa Tengah 2017. Penilaian meliputi kategori tertib administrasi PKK, UP2K PKK, dan HATINYA PKK (Halaman Asri Tertib Indah Nyaman PKK).

Untuk ketiga kategori tersebut, masing-masing diwakili oleh 3 kelurahan, yakni Kelurahan Karang Malang, Mijen; Kelurahan Kedung Mundu, Tembalang, dan Kelurahan Bendan Duwur, Gajah Mungkur.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Ny Krisseptiana Hendrar Prihadi dalam paparannya di depan juri menguraikan berbagai program-program unggulan yang dilakukan Pokja I sampai Pokja IV yang melibatkan warga, mulai dari pencegahan kekerasan terhadap anak dan remaja di SD sampai SMP, pendidikan berkarakter bagi anak-anak dan remaja, penciptaan sentra industri UMKM dan UKM, hingga meningkatkan kesadaran warga masyarakat untuk membantu mewujudkan Kota Semarang yang eco green dengan cara hidroponik, organik, maupun pembuatan lubang bipori.

Wanita yang akrab disapa Mbak Tia ini menambahkan, selain program-program unggulan PKK Kota Semarang, pihaknya juga berinovasi dalam memajukan Tim Penggerak PKK dengan melakukan inovasi mendirikan Warung Hebat, Sekar Arum Hebat, koperasi wanita berbadan hukum “Sekar Arum”, membantu pengraijn batik Semarang, dan teknis UP2K PKK.

“Siswa Cari Jentik (SiCenTik) kami lakukan dalam mengurangi angka DBD Kota Semarang, dan sosialisasi IVA test akan penyakit kanker serviks yang sering diderita oleh perempuan merupakan program baru Kota Semarang dalam memenuhi kebutuhan warga,” urai Tia Hendrar Prihadi.

Menurutnya, prestasi yang telah diraih selama ini, baik tingkat provinsi hingga nasional adalah prestasi bersama bukan PKK saja, tapi buah kerja sama antara PKK, warga Kota Semarang dan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Semarang.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini diwakili Ny Sudarli Heru Sudjatmoko dalam sambutan menyampaikan, lomba HKG PKK merupakan arahan dari PKK Pusat dalam memberikan penghargaan bagi kader-kader PKK daerah yang telah mendarmabaktikan tenaga dan pikirannya untuk memajukan PKK, maka perlu dilaksanakan lomba ini sampai ke daerah-daerah termasuk di Jawa Tengah.

Istri Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko ini mengakui bahwa dukungan dan keterlibatan OPD terhadap semua kegiatan PKK sangat baik

“Dengan semakin banyaknya kegiatan PKK yang harus diselenggarakan sesuai dengan perkembangan, tentu membawa konsekuensi terhadap pentingya pengelolaan PKK baik dari segi personil yang terampil dan mumpuni, serta masyarakat yang mempunyai daya nalar jauh ke depan, juga tertib administrasi serta ketepatan dalam melaksanakan kegiatan di lapangan,” paparnya. (zal/adv/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Dari Stasiun Balapan, Didi Kempot Berjalan Jauh… (8)

Cerita seorang tetangga dan pernah mengamen di sana menjadi inspirasi di balik lirik Stasiun Balapan. Dari lagu yang semula cuma...

Didi Kempot Tak Suka Merayu meski Jago Bikin Lagu Romantis (7)

Salah satu kesedihan terbesar dalam hidup Didi Kempot adalah tak bisa menunggui kelahiran anak pertama karena tak punya ongkos pulang. Sempat membuatkan lagu khusus...

Bakat dan Kegigihan sang Maestro Sudah Terlihat di Ngawi (6)

Karakter bersahaja dan pantang menyerah Didi Kempot terasah sejak masa kecilnya di Ngawi. Suaranya bagus dan punya karisma. LATIFUL HABIBI, Ngawi, Jawa Pos — KATA sang kakak, ”Pas kecil...

Karya Didi Kempot: Ditulis Sekarang, Terkenal Puluhan Tahun Kemudian (5)

Manisnya karir tak didapat Didi Kempot begitu saja. Ada perjuangan berat yang dilalui. Kuncinya adalah terus berjalan di jalur yang diyakini. Tak berhenti meski...

Memungut Keteladanan sang Kakak untuk Kejar Impian Kesuksesan (4)

Mamiek Prakoso yang pintar ngomong jadi motivator bagi sang adik yang pendiam, Didi Kempot. Hubungan keduanya dekat, meski Didi sering sungkan minta sangu kepada...

More Articles Like This

Must Read

Kemendes Dituding Lempar Batu Sembunyi Tangan

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Kementerian Desa (Kemendes) dinilai lempar batu sembunyi tangan, pasca dipotongnya Dana Desa (DD). Lantaran pemotongan DD tersebut setelah Kemendes mencium adanya...

Genjot Pendapatan Sektor Pajak

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Badan Keuangan Daerah (BKUD) Kabupaten Semarang berharap bulan Ramadan tidak mempengaruhi pendapatan daerah dari sektor pajak. Kabid Pajak BKUD Kabupaten Semarang,...

Habib Sholeh, Layani Terapi Kay Khas Yaman yang Langka

Habib Sholeh Bin Ali Bin Yahya dikenal sebagai seorang tabib. Dia menggunakan metode pengobatan unik asal negeri Yaman. Namanya Terapi Kay. Kenapa unik? Karena...

Siapkan Pelatih Dari Luar Semarang

SEMARANG - Jumlah Lembaga Keterampilan dan Pelatihan kebugaran di Semarang  masih minim. Hal ini berdampak pada minimnya tenaga pengajar yang memenuhi syarat. Berangkat dari...

Incar Poin di Jakabaring

RADARASEMARANG.COM - PSIS Akan bertolak menuju Palembang, Sumatera Selatan pagi (20/5) ini. Haudi Abdillah dkk akan melakoni laga tandang versus Sriwijaya FC di Stadion...

Bantu Empat Panti dan Ponpes

SEMARANG - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Widya Husada Semarang membantu empat panti asuhan dan pondok pesantren (Ponpes),  dengan menyumbangkan sembako hasil donasi dari...