PENILAIAN: Wakil Ketua Tim Evaluasi Lomba Tingkat Provinsi Jateng, Ny Heru Sudarli Sujatmoko didampingi Ny Krisseptiana Hendrar Prihadi saat melakukan wawancara kepada pengurus PKK Kota Semarang. FOTO-FOTO LAIN HAL 8. (ISTIMEWA)
PENILAIAN: Wakil Ketua Tim Evaluasi Lomba Tingkat Provinsi Jateng, Ny Heru Sudarli Sujatmoko didampingi Ny Krisseptiana Hendrar Prihadi saat melakukan wawancara kepada pengurus PKK Kota Semarang. FOTO-FOTO LAIN HAL 8. (ISTIMEWA)

SEMARANG- Peran PKK Kota Semarang yang dinahkodai Ny Krisseptiana Hendrar Prihadi kembali dinilai. Setelah beberapa waktu lalu, membantu Pemerintah Kota Semarang meraih Swastisaba Wiwerda sebagai Kota Sehat 2017 kategori pembinaan, Rabu (6/12) kemarin, tim penilai Provinsi Jawa Tengah yang dipimpin oleh Ny Sudarli Heru Sudjatmoko bersama sebelas rombongan kembali melakukan penilaian terhadap PKK Kota Semarang yang masuk nominasi tiga besar lomba Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Provinsi Jawa Tengah 2017. Penilaian meliputi kategori tertib administrasi PKK, UP2K PKK, dan HATINYA PKK (Halaman Asri Tertib Indah Nyaman PKK).

Untuk ketiga kategori tersebut, masing-masing diwakili oleh 3 kelurahan, yakni Kelurahan Karang Malang, Mijen; Kelurahan Kedung Mundu, Tembalang, dan Kelurahan Bendan Duwur, Gajah Mungkur.

Ketua Tim Penggerak PKK Kota Semarang, Ny Krisseptiana Hendrar Prihadi dalam paparannya di depan juri menguraikan berbagai program-program unggulan yang dilakukan Pokja I sampai Pokja IV yang melibatkan warga, mulai dari pencegahan kekerasan terhadap anak dan remaja di SD sampai SMP, pendidikan berkarakter bagi anak-anak dan remaja, penciptaan sentra industri UMKM dan UKM, hingga meningkatkan kesadaran warga masyarakat untuk membantu mewujudkan Kota Semarang yang eco green dengan cara hidroponik, organik, maupun pembuatan lubang bipori.

Wanita yang akrab disapa Mbak Tia ini menambahkan, selain program-program unggulan PKK Kota Semarang, pihaknya juga berinovasi dalam memajukan Tim Penggerak PKK dengan melakukan inovasi mendirikan Warung Hebat, Sekar Arum Hebat, koperasi wanita berbadan hukum “Sekar Arum”, membantu pengraijn batik Semarang, dan teknis UP2K PKK.

“Siswa Cari Jentik (SiCenTik) kami lakukan dalam mengurangi angka DBD Kota Semarang, dan sosialisasi IVA test akan penyakit kanker serviks yang sering diderita oleh perempuan merupakan program baru Kota Semarang dalam memenuhi kebutuhan warga,” urai Tia Hendrar Prihadi.

Menurutnya, prestasi yang telah diraih selama ini, baik tingkat provinsi hingga nasional adalah prestasi bersama bukan PKK saja, tapi buah kerja sama antara PKK, warga Kota Semarang dan organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Semarang.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Jawa Tengah dalam hal ini diwakili Ny Sudarli Heru Sudjatmoko dalam sambutan menyampaikan, lomba HKG PKK merupakan arahan dari PKK Pusat dalam memberikan penghargaan bagi kader-kader PKK daerah yang telah mendarmabaktikan tenaga dan pikirannya untuk memajukan PKK, maka perlu dilaksanakan lomba ini sampai ke daerah-daerah termasuk di Jawa Tengah.

Istri Wakil Gubernur Jateng Heru Sudjatmoko ini mengakui bahwa dukungan dan keterlibatan OPD terhadap semua kegiatan PKK sangat baik

“Dengan semakin banyaknya kegiatan PKK yang harus diselenggarakan sesuai dengan perkembangan, tentu membawa konsekuensi terhadap pentingya pengelolaan PKK baik dari segi personil yang terampil dan mumpuni, serta masyarakat yang mempunyai daya nalar jauh ke depan, juga tertib administrasi serta ketepatan dalam melaksanakan kegiatan di lapangan,” paparnya. (zal/adv/aro)