Remus Siap Menangkan Musthofa

422
DUKUNGAN: Bupati Kudus H Musthofa dan puluhan elemen masyarakat saat deklarasi Relawan Musthofa Sejati (Remus) Jateng, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DUKUNGAN: Bupati Kudus H Musthofa dan puluhan elemen masyarakat saat deklarasi Relawan Musthofa Sejati (Remus) Jateng, kemarin. (NUR WAHIDI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG Puluhan warga dari sejumlah elemen masyarakat kemarin mendeklarasikan Relawan Musthofa Sejati (Remus) Jateng. Remus mendukung pencalonan H Musthofa sebagai Gubernur Jateng periode 2018-2023. Deklarasi yang dihadiri langsung Bupati Kudus H Musthofa tersebut berlangsung di Hoc Cafe Jalan Hayam Wuruk, Semarang.

Ketua Remus Jateng, Elviyanto, mengatakan, pihaknya siap menjadi relawan serta melakukan kampanye untuk kemenangan Musthofa, serta siap mengawal kepemimpinan Musthofa setelah terpilih dan memenangkan sebagai Gubernur Jateng. “Pernyataan dukungan ini dibuat dengan sesungguhnya tanpa ada unsur paksaan,” katanya.

Karena itu, pihaknya berharap agar Musthofa bisa mendapat rekomendasi dari DPP PDIP dan ditetapkan sebagai calon Gubernur Jateng. “Kami berharap Bapak Musthofa bisa mendapatkan restu dari Ketua Umum DPP PDIP Ibu Megawati,” harapnya.

Musthofa mengatakan, motivasinya maju menjadi Gubernur Jateng adalah ingin mengabdikan diri untuk negara dan masyarakat Jateng. Apalagi dirinya sudah teruji menjadi Bupati Kudus dua periode berturut-turut. “Pada 2018, saya akan mengakhiri masa tugas (sebagai Bupati Kudus). Sehingga ketika DPD PDIP membuka pintu bagi kadernya untuk mendaftar (balon Gubernur Jateng), saya harus menginstropeksi diri dulu, apakah saya memenuhi syarat,” katanya.

Dan, kenyataannya, sebagai kepala daerah selama ini, Musthofa tidak bermasalah. Selain itu, dari sisi prestasi bisa dilihat, dan kewajiban sebagai kepala daerah sudah clear. “Artinya selama menjabat sebagai Bupati Kudus, saya tidak ada masalah dan berakhir dengan baik,” ucapnya.

Dikatakan, sebagai seorang politisi sekaligus abdi masyarakat, tidak ada salahnya kalau bisa berbuat terbaik di Kabupaten Kudus, juga bisa berbuat terbaik di Jateng. “Apa yang terbaik di Kudus akan saya wakafkan di Jateng untuk berbuat yang terbaik pula,” katanya.

Di Kabupaten Kudus, warga sejak lahir hingga meninggal sudah diurus pemerintah. Misalnya akta kelahiran, begitu lahir di rumah sakit ataupun puskesmas di manapun, pengurusan akta kelahiran gratis. Bahkan, akta kelahiran itu langsung diantar ke rumah yang bersangkutan. “Apa yang saya lakukan ini untuk kepentingan masyarakat, karena saya sebagai abdi masyarakat dan abdi negara,” ujarnya. (hid/aro)