Helena Terbaik di Pra Dini

Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Usm Lawang Sewu Cup 2017

261
JUARA PRA DINI: Juara pertama tunggal pra dini putri, Angelice Quensha Helena, menerima trophy dan hadiah dari Ketua Pengkot PBSI Semarang Doddy Kridasaksana. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JUARA PRA DINI: Juara pertama tunggal pra dini putri, Angelice Quensha Helena, menerima trophy dan hadiah dari Ketua Pengkot PBSI Semarang Doddy Kridasaksana. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BORONG JUARA: Pemain klub bulutangkis USM Jaya Semarang termasuk paling banyak mendapatkan juara pada kejurkot Lawang Sewu Cup 2017. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
BORONG JUARA: Pemain klub bulutangkis USM Jaya Semarang termasuk paling banyak mendapatkan juara pada kejurkot Lawang Sewu Cup 2017. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG – Prestasi pemain pra dini putri Angelice Quensha Helena bersinar terang di tahun 2017. Sepanjang tahun ini, tercatat ada sepuluh gelar juara bulutangkis yang sudah dikoleksi pemain muda binaan Perkumpulan Bulutangkis (PB) Berkat Abadi Salatiga ini. Baik kejuaraan Kota, Karesidenan, maupun skala Jateng – DIJ.

Yang terbaru, Helena, panggilan akrapnya, merebut juara tunggal pra dini putri Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis USM Lawang Sewu Cup 2017. Pada final kejuaraan di gedung olahraga (GOR) Prof Sudarto, kompleks kampus Universitas Semarang (USM), Helena memenangi laga melawan Charleita Aline dari klub Altrec Semarang. Helena unggul dengan dua game langsung 21-8, 21-8.

Kemenangan ini sekaligus meneguhkan posisinya yang turun sebagai unggulan satu pada kejuaraan tersebut. Sementara, lawan yang dihadapi pada partai puncak merupakan unggulan dua. Di satu sisi, langkah Helena sejak pertandingan pertama pun berjalan mulus. Selalu mencatatkan kemenangan straight set.

Pelatih Helena, Bayu Angki Anggoro, bersyukur atas banyaknya pencapaian prestasi Helena di tahun ini. Hal itu menjadi buah prestasi atas latihan dan pertandingan yang selama ini banyak diikuti siswi SDN Salatiga 01 tersebut.

“Prestasi juara menjadi kebanggaan. Tapi disisi lain juga motivasi. Saya ingatkan Helena jangan sampai terlena, yang penting terus latihan dan meningkatkan kemampuan. Apalagi sampai akhir tahun nanti ada kejuaraan yang masih akan diikuti,” paparnya.

Sementara, klub tuan rumah USM Jaya Semarang, mampu mengoleksi cukup banyak gelar pada kejurkot kali ini. Antara lain, prestasi yang diraihAdisya Rizta (juara tunggal anak putrid utama), Dhiaul Haq dan Armas Afandi (finalis dan semifinalis tunggal pemula putra matra), Gizalias Kusnanda (semifinalis tunggal dan ganda remaja putra). (fiq/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here