Proyek Tol Dihentikan Sepekan

541
DIMAKAMKAN: Korban kecelakaan antara sepeda motor dengan dumb truk pengangkut tanah dimakamkan Senin (12/4) siang. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIMAKAMKAN: Korban kecelakaan antara sepeda motor dengan dumb truk pengangkut tanah dimakamkan Senin (12/4) siang. (LUTFI HANAFI /JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNTUK Menghormati keluarga korban meninggal akibat kecelakaan dengan truk proyek Tol Pemalang Batang. Penanggung jawab proyek akan menghentikan sementara pengerjaan proyek di sekitar Desa Masin Warungasem Batang selama seminggu.

Hal tersebut tertuang saat warga dan perwakilan proyek Pemalang Batang Tol Road (PBTR) yang dimediasi oleh Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga, di Kantor Desa setempat, Senin (4/12).

Sebelum digelar musyawarah suasana terus memanas, ratusan warga Masin berkerumun di jalan Desa setempat. Warga juga memblokir dan membuat portal, agar jalan tidak bisa dilewati kendaraan. Hingga berita ini diturunkan, jalan Desa Masin tidak bisa dilalui kendaraan roda 4. Sedangkan roda dua, diarahkan lewat jalan kampung.

Dalam musyawarah yang diwakilkan belasan warga tersebut, turut dihadiri Muspika Kecamatan Warungasem, Kepala Humas PT Waskita Karya seksi Pemalang Batang Jhoni, Humas Waskita  wilayah Warungasem – Pasekaran Huda, Kades Masin Sugiyanto. Sedangkan ratusan warga menunggu di luar kantor Desa.

Selesai hingga menjelang sore, telah disepakati 5 poin. Yang pertama bahwa kasus Laka Lantas yang mengakibatkan korban Meninggal dunia diusut secara tuntas sesuai prosedur hukum yang berlaku.

Kedua warga meminta penerangan jalan dilokasi terjadinya laka lantas, dan disetujui oleh pihak PT Waskita Karya. Ketiga warga masyarakat meminta perbaikan jalan dampak dari pembangunan jalan Tol segera di perbaiki, pihak Waskita menyanggupi bahwa perbaikan jalan saat ini telah dilaksanakan dan pada akhir pembangunan jalan. Hal tersebut tertuang dalam MoU PT.Waskita Karya dengan Pemda Batang. Juga akan memperbaiki fasilitas jalan yang terdampak dari pembangunan jalan tol/jalan yang dilalui armada pembangunan jalan Tol.

Keempat, warga meminta pihak Waskita agar selalu membersihkan jalan utama yg menghubungkan Kecamatan Warungasem sampai Wonotunggal. Dan terakhir warga minta dilibatkan dalam pengerjaan jalan Tol, terutama di sekitar Masin dengan tenaga warga setempat. dan tenaga kerjanya melibatkan warga setempat.

Kapolres Batang AKBP Edi Suranta Sinulingga mengatakan, hingga kini pihaknya masih berusaha mencari keberadaan sopir truk maut. “Kami akan terus berusaha menyelesaikan masalah ini. Yang kami kerjakan sekarang adalah, mencari sopir,” terangnya. (han/bas)