Maulid Nabi, Khatamkan Alquran 12 Kali

328
MAULID NABI: Pengawas PAI Kemenag Kota Semarang, Mohamad Faojin memberikan sambutan di acara khataman Alquran memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Islam Terpadu PAPB, kemarin. (USMAN ROIN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)
MAULID NABI: Pengawas PAI Kemenag Kota Semarang, Mohamad Faojin memberikan sambutan di acara khataman Alquran memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di SMP Islam Terpadu PAPB, kemarin. (USMAN ROIN FOR JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG- Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1439 H, SMP Islam Terpadu PAPB mengadakan kegiatan khataman Alquran sebanyak 12 kali. Kegiatan bertema ‘Dengan Semangat Khataman Alquran, Kita Bangun Pendidikan Karakter Siswa’ itu digelar di halaman sekolah setempat, Senin (4/12).

Kepala SMP IT PAPB, Drs H Ramelan SH MH, mengatakan, peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW kali ini sengaja diisi dengan khataman Alquran. Niatnya, agar segala kemudahan, kesuksesan, dan kebaikan menjadi milik warga sekolah, khususnya para siswa.

“Insya’Allah bila anak-anak melakukan dengan ikhlas, saya yakin akan berbuah manis apalagi untuk siswa kelas 9. Justru ini adalah saat terbaik untuk bermunajat, sehingga apa yang diniatkan berupa keberhasilan ujian bisa kita dapatkan”, ungkapnya.

Ramelan menambahkan, khataman Alquran diikuti seluruh siswa kelas 7, 8, dan 9, serta segenap guru dan karyawan SMP IT PAPB Semarang. “Lewat momentum ini, hajat kita semoga dimudahkan oleh-Nya, apalagi selesai ini akan dilanjutkan dengan membaca salawat bersama-sama,”tambahnya.

Pengawas Pendidikan Agama Islam (PAI) Kemenag Kota Semarang, H Mohamad Faojin MAg MPd memberi apresiasi luar biasa untuk kegiatan tersebut. “Kami memberikan apresiasi luar biasa pada satuan pendidikan yang selalu mengantarkan siswa-siswanya pada penerapan nilai-nilai keagamaan demi kesuksesan anak”, ungkapnya.

Pria yang menjabat Ketua Umum Persatuan Guru Nahdlatul Ulama (Pergunu) Jateng ini pun memberikan tiga rahasia agar para siswa meraih kesuksesan. Pertama, ilmu agar anak-anak jadi mengerti. Kedua, dengan keterampilan seperti khataman Alquran. Apalagi bila kemudian dikembangkan dengan hifzul quran tentu akan semakin baik. Dan ketiga, dengan agama akan menjadi diri menjadi orang yang benar. “Jadi anak-anak patut bersyukur, bahwa hidup kalian bisa sukses karena dihantarkan oleh guru-guru hebat di sekolah ini,” katanya. (*/aro)