Jembatan Layan Nyaris Putus

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KAJEN – Cuaca ekstrem dengan hujan lebat dan angin kencang, yang terjadi selama sepekan terakhir di Kabupaten Pekalongan, mengakibatkan salah satu jembatan penghubung antar desa yaitu jembatan Layan Kali Gosek ambles dan nyaris putus warga terancam terisolir.

Kepala Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi, Hamka, Senin (4/12) kemarin, mengungkapkan bahwa pada Sabtu (2/12) lalu, terjadi banjir bandang di Sungai Gosek, dan menggerus tebing sungai hingga mengakibatkan pondasi pada jembatan Layan Kali Gosek longsor. Sehingga kondisi jembatan miring disebelah ujung Desa Bulaksari Sragi.

Menurutnya melihat kondisi jembatan yang kian memprihatinkan, dan khawatir ambruk. Pihaknya langsung menghubungi Bupati Pekalongan, Asip Kholbihi, agar datang ke lokasi jembatan longsor dan mengambil tindakan cepat. “Bupati saya kabari jembatan longsor siang, sorenya langsung datang, dan katanya akan segera dibangun jembatan darurat agar bisa digunakan warga,” ungkap Raharjo.

Bupati Pekalongan, Asip Kholbhi, yang datang ke lokasi di Jembatan Layan Kali Gosek, Desa Pantirejo, Kecamatan Kesesi mengatakan bahwa jembatan tersebut merupakan jembatan vital di Desa Pantirejo, yakni sebagai penghubung antar Desa dan Kecamatan lain. Sehingga menuntut untuk segera dilakukan penanganan cepat, agar warga tidak harus berputar sejauh 1 kilometer.

Menurutnya kendati jembatan tersebut merupakan kewenangan dari pihak PSDA Provinsi, namun pihaknya akan segera mengatasinya, karena tingkat kebutuhan masyarakat tinggi, yakni dengan membangun jembatan sementara secara cepat darurat terlebih dahulu, agar warga tidak terisolir.

“Jembatan Layan Kali Gosek ini, merupakan akses pendidikan, perdagangan, pertanian dan peternakan. Karena masyarakat setempat merupakan, petani, pedagang, dan peternak. Jadi akan kita bangunan jembatan darurat secara cepat, agar warga desa terisolir, dan tidak harus memutar, karena tidak dapat menggunakan jembatan ini,” tegas Bupati Asip. (thd/bas)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -