Ferdi-Adriel Kuasai Ganda Pemula

Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis Usm Lawang Sewu Cup 2017

514
JUARA MADYA: Pelatih, official dan pemain PB Gatra Pino Semarang merayakan prestasi atas tiga juara di kelompok usia tunggal madya. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
JUARA MADYA: Pelatih, official dan pemain PB Gatra Pino Semarang merayakan prestasi atas tiga juara di kelompok usia tunggal madya. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG-Unggulan satu dari Kota Semarang, M Ferdi Sembodo/Tjio Adriel Hendy, tampil sebagai juara pertama ganda pemula putra Djarum Foundation Kejurkot Bulutangkis USM Lawang Sewu Cup 2017. Tim ganda dari dua klub berbeda ini, M Ferdi Sembodo di klub SBC Semarang dan Tjio Adriel Hendy di Matahari Terbit Semarang, di babak puncak menundukkan ganda USM BC Semarang, M Duvan/Sport Eriando.

Pada partai final di gedung olahraga (GOR) Prof Sudarto, kompleks kampus Universitas Semarang (USM), jalan Alteri Semarang, Minggu (5/12) petang kemarin, Ferdi/Adriel tidak kesulitan mengatasi perlawanan M Duvan/Sport Eriando. Babak pertama berjalan, permainan didominasi oleh Ferdi/Adriel. Keduanya pun bergantian melancarkan serangan dengan pukulan-pukulan tajam. Hal ini, tak mampu diatasi M Duvan/Sport Eriando. Hingga kalah dengan angka 13-21.

Berlanjut game kedua, strategi yang sama masih ditunjukkan Ferdi/Adriel. Namun mereka juga mengembangkan serangan di depan net. Permainan inipun tak mampu dibendung M Duvan/Sport, dan akhirnya takluk 14-21. Oficial tim, Joy Priyo, mengungkapkan, keduanya sudah bisa bermain padu meski beda klub. “Ferdi – Adriel sudah beberapa kali main kali ganda dan hasilnya cukup bagus. Tahun ini saja mereka tiga kali dapat juara,” ungkapnya.

Pada kejuaraan kali ini Adriel masih turun di nomor tunggal. Sayangnya terhenti di babak semifinal. Sementara, Ferdi fokus dengan nomor ganda. “Dengan pasangan lain, Ferdi juga mampu naik podium. Dia mau spesialis di nomor ganda,” paparnya. Menurut Joy, Ferdi juga sedang mengembangkan bakat bermain drum, yang ditekuni sejak usia dini.

Sementara itu, PB Gatra Pino Semarang yang pada kejuaraan kali ini banyak menurun pemain debutan, mampu membawa pulang tiga prestasi juara kelompok usia tingkat madya. Diraih oleh Savina Kinaya (finalis) dan M Rizky Aditya (semifinalis) di tunggal dini, serta Zidan Oxchelmeta (juara pertama) di tunggal anak.

“Kejurkot Lawang Sewu dari Gatra banyak yang main di madya. Hampir semuanya pemain baru-baru. Ada juga yang pertama ikut pertandingan sekarang ini. Syukurlah ada prestasi ini dan bisa menyemangati pemain,” ungkap pelatih PB Gatra Pino, Dwi, disela pertandigan final. (fiq/bas)

UNGGULAN: Pemain unggulan pertama M Ferdi Sembodo dari PB SBC Semarang (kanan) dan Tjio Adriel Hendy dari PB Matahari Terbit Semarang (kiri), tampil sebagai juara pertama ganda pemula putra. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
UNGGULAN: Pemain unggulan pertama M Ferdi Sembodo dari PB SBC Semarang (kanan) dan Tjio Adriel Hendy dari PB Matahari Terbit Semarang (kiri), tampil sebagai juara pertama ganda pemula putra. (TAUFIQ RIKHOYADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)