LANGKA: Pedagang ikan di Pasar Bandarjo Ungaran hanya menjual ikan air tawar karena stok ikan laut yang sudah mulai langka, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LANGKA: Pedagang ikan di Pasar Bandarjo Ungaran hanya menjual ikan air tawar karena stok ikan laut yang sudah mulai langka, kemarin. (EKO WAHYU BUDIYANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

UNGARAN –Beberapa pasar tradisional di Kabupaten Semarang mengalami kelangkaan ikan laut. Salah satu kelangkaan stok ikan laut karena cuaca ekstrem. Hal tersebut diakui oleh beberapa penjual ikan laut di los ikan higienis Pasar Bandarjo Ungaran.

Pedagang ikan di Pasar Bandarjo Ungaran, Lekah, 54, warga Karanggeneng Ungara,n mengatakan keberadaan ikan laut di pasar tersebut dalam satu minggu hanya 3 hari pasokan.

“Tidak bisa melayani pembeli, karena dengan jumlah stok ikan laut yang minim,” ujar Lekah, Minggu (3/12).

Dikatakannya, jumlah pedagang di los ikan higienis ada 11 orang. Itupun dalam kurun waktu beberapa minggu ini tidak mampu memenuhi kebutuhan konsumen.

“Biasanya orang yang punya rumah makan itu banyak yang ambil ikan laut di sini,” tuturnya.

Dalam beberapa minggu terakhir para pedagang hanya menyetok ikan air tawar. Itupun juga tidak sebanyak pada hari-hari biasa. Apabila dalam hari-hari biasa ia menyetok sedikitnya 15 kilogram ikan air tawar, saat ini hanya 4 kilogram.

“Ikan laut malah lebih sulit, seminggu paling 3 kali orang menyetorkan ke kami harganya pun sudah tinggi,” katanya. Langkanya ikan laut membuat harga melonjak.

Dijelaskan Lekah, harga ikan tawar seperti bandeng hingga lele mengalami kenaikan antara dua hingga tiga ribu rupiah per kilogramnya.

Pedagang lain, Endah, 36, mengatakan kenaikan cukup siginifikan terjadi di hampir semua jenis ikan laut. Ikan tuna misalnya, jika sebelumnya Rp 18 ribu per kilogram, saat ini menjadi Rp 24 ribu atau mengalami kenaikan Rp 6 ribu per kilogramnya.

“Kenaikan harga ikan terutama ikan laut sudah mulai terjadi sejak dua minggu terakhir seiring masuknya musim penghujan,” ujar Endah.

Diduga dampak cuaca buruk yang terjadi di sejumlah daerah membuat para pelayan jarang melaut yang menyebabkan pasokan ikan laut ke pasar tradisional menurun.

“Kalau cuacanya seperti ini terus dan tidak ada yang melaut kemungkinan stok ikan laut akan semakin langka di pasar,” katanya.

Kondisi serupa juga dialami oleh beberapa pedagang ikan di pasar Sumowono Kecamatan Sumowono. “Sudah hampir seminggu tidak ada stok ikan laut,” kata Diran, 49, pedagang Pasar Sumowono. (ewb/zal)