TEKEN MOU : Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti saat melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Indonesia, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)
TEKEN MOU : Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti saat melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Universitas Indonesia, kemarin. (Taufik hidayat/jawa pos radar semarang)

KAJEN – Pemkab Pekalongan, Sabtu (2/12) membangun kerjasama dengan Universitas Indonesia (UI) untuk pengembangan berbagai bidang. Kerjasama diawali dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang dilaksanakan Pemkab dengan UI di Bogor.

Menurut Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimurti, salah satu upaya mengembangkan kapasitas di berbagai bidang, perlu membangun komitmen dengan Perguruan Tinggi, agar dapat mengembangkan dan menggali potensi daerah yang ada.

Menurutnya hal itu harus dilakukan, karena Perguruan Tinggi adalah tempatnya para ahli, dan  selalu update dalam hal teknis. Sehingga kondisi ini  sangat diperlukan untuk melengkapi dalam membangun Kabupaten Pekalongan menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Kita dalam bekerja tidak bisa sendiri, harus bekerjasama dengan semua pihak, termasuk dengan perguruan tinggi. Sehingga seluruh potensi yang ada harus kita rangkul,” ungkap Arini.

Sementara itu Sekretaris Bappeda dan Litbang, Yulian Akbar mengatakan MoU yang dilaksanakan Pemkab dengan UI adalah salah satu bentuk dalam mengembangkan kapasitas di berbagai bidang, terutama yang terkait dengan pengembangan karya Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Menurutnya ada beberapa hal yang perlu di follow up. Antara lain di bidang kesehatan, pendampingan pembangunan Rumah Sakit, dan penerapan sistem kesehatan yang lebih baik. Dengan demikian, diharapkan akan berkembang lebih lanjut. “Setelah MOU ini, akan dilaksanakan workshop pengembangan penelitian, dan kerjasama dengan perguruan tinggi oleh Bappeda dan Litbang  di Bapedda,” kata Yulian.

Dia juga menegaskan dalam rangka follow up, kerjasama dengan perguruan tinggi yang selama ini sudah ada yaitu UI, IPB, Undip, Unsoed, dan ITB, dengan tujuan untuk membahas langkah teknis strategi terkait dengan MoU yang sudah ditandatangani.

Menurutnya  Perguruan tinggi memiliki hasil-hasil penelitian, yang bisa diterapkan dan diaplikasi pada pembangunan yang ada di Kabupaten Pekalongan. Untuk itu Pemkab sudah mendorong perguruan tinggi untuk membuat wilayah binaan di Kabupaten Pekalongan, sesuai dengan tematik kebutuhan. Hal ini sudah dicontohkan yang sudah ada seperti UGM di Petungkriyono, serta IPB di Paninggaran.

“Pemerintah juga akan mendorong universitas lain, untuk mengembangkan konsep wilayah binaan di Kabupaten Pekalongan. Karena perguruan tinggi, dengan segala pusat  penelitian dan inovasi diharapkan bisa diterapkan di Kabupaten Pekalongan,” ujarnya. (thd/ric)