Loyo Akibat kolesterol

196

Tanya dr Andi:

Suami saya gampang capek dan kurang maksimal dalam ereksinya, usianya baru 39 tahun, apakah ini akibat kolesterolnya tinggi sampai 360 mg/dl. Bagaimana solusinya, dok. Terimakasih utk jawabannya.

Dok, suami saya gemuk dan kolesterolnya tinggi, lebih dari 250. Sekarang ini sering tidak bisa ereksi dan loyo dok. Usia 37 tahun. Apakah ini bisa disembuhkan dok? Terimakasih dr Andi.

(X di Semarang)

Jawab dr Andi:

Suami masih muda, itu harus diperiksa untuk mencari adakah metabolik sindrom, yaitu meningkatnya kadar kolesterol, trigliserida, gula darah, kurangnya kadar HDL , kegemukan.

Ini disebabkan beberapa hal: banyak makan lemak, manis, kurang olahraga/aktivitas, ada faktor genetik penyakit kencing manis, kolesterol, darah tinggi, kurang istirahat, tingginya stres psikologis.

Pembuluh darah menjadi keras dan kaku pada dindingnya (aterosklerosis), sehingga mudah terbentuk endapan/plak, lama-lama akan membentuk trombus/sumbatan yang lambat laun akan semakin menyumbat total. Akibatnya aliran darah ke organ yang disuplai akan sangat berkurang, sehingga terjadi serangan pada jantung, gangguan ginjal, mata, serta disfungsi ereksi pada penis.

Pencegahan adalah yang terpenting: banyak aktivitas, dan olahraga seminggu 3-5 kali minimal selama setengah jam. Pilih olahraga intensitas ringan dulu: jalan pelan sampai cepat, jogging, lari, bersepeda, treadmill, sepeda statis. Jangan bosan. Mulai sebentar dulu. Makanan: batasi makanan manis, lemak, gurih, terlalu asin. Perbanyak sayuran buah dan banyak minum air putih.

Pengobatan dimulai bila dokter sudah memeriksa dan memberikan resep. Ada beberapa pilihan obat kolesterol dan trigliserida. Obat kencing manis juga bisa dimulai dengan misalnya golongan sulfonilurea dan akarbose. Bila ada disfungsi ereksi, dicari juga faktor gangguan hormonal, gangguan pembuluh darah penis misalnya kebocoran kapiler, atau sumbatan pembuluh darah penis.

Istri bisa membesarkan hati suami dan mengantarnya saat berobat ke dokter. Jangan kecilkan peranan anda sebagai istri, suami perlu dukungan istri di kala kejantanannya menurun. (www.dokterAndi.com)