Website Desa Didorong Promosikan Potensi Lokal

277

WONOSOBO – Tak kurang dari 65 desa di Kabupaten Wonosobo telah mengajukan diri untuk mendapatkan fasilitasi hosting dan domain untuk website resmi desa. Kepala Seksi Jaringan dan Persandian Bidang Informatika Dinas Kominfo, Wajiran mengungkap hal tersebut di sela acara pelatihan bagi 35 admin website desa di aula Diskominfo, Kamis (30/11).

Desa-desa yang telah mendaftarkan untuk mendapat fasilitasi tersebut, menurut Wajiran bakal diberikan website secara gratis dengan domain resmi pemerintah, seperti halnya website resmi pemerintah. “Upaya ini untuk mendorong desa agar nantinya lebih informatif dan mampu mengoptimalkan potensi lokal mereka dengan secara rutin mengunggah ke website masing-masing,” terang Wajiran.

Fasilitasi kepada desa, dikatakan Wajiran tak sebatas pada pemberian hosting dan domain saja, tetapi sampai kepada pendampingan dan pelatihan bagi para admin web desa. Secara bertahap, pelatihan untuk admin website desa disebut Wajiran akan terus dilakukan agar mereka paham tugas dan fungsi sebagai admin. Yakni mengunggah beragam informasi serta potensi yang ada di desa.

“Termasuk potensi wisata, kuliner, kerajinan khas yang ada di desa-desa kami harapkan dapat diunggah melalui website desa,” lanjutnya.

Karena itulah, dalam pelatihan selama sehari tersebut, Wajiran menyebut para admin dikenalkan sejumlah fungsi yang ada di website. Seperti cara mengisi profil desa, data desa, kelembagaan desa, sampai pada potensi dan BUMDes. “Tahap kedua pelatihan bagi admin website resmi desa ini kan digelar pada Senin pekan depan,” bebernya.

Harapan agar admin lebih aktif memperbarui konten di website desa juga diungkap Sekretaris Dinas Kominfo Dwiyama SB. Webiste resmi desa, menurut Dwiyama juga dapat digunakan sebagai portal berita desa, sehingga agenda-agenda kegiatan desa bisa diketahui secara luas.

“Website ini berbasis internet sehingga dapat diakses dari seluruh dunia. Sehingga kami berharap agar dioptimalkan fungsinya, termasuk dalam hal pemutakhiran informasi melalui pemberitaan,” terang Dwiyama.

Diskominfo, ditegaskan Dwiyama siap untuk mendampingi keperluan desa yang ingin mengembangkan fungsi website desa agar lebih bermanfaat bagi kemajuan pembangunan di setiap desa. (ali/lis)