33 C
Semarang
Sabtu, 4 Juli 2020

Stadion Moch Soebroto Siap Jadi Kandang PSIS

Another

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya...

MAGELANG – Berlaganya PSIS Semarang di Liga 1 Indonesia tahun 2018 disambut baik oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang. Pasalnya Stadion Moch Soebroto Kota Magelang masuk perhitungan manajemen PSIS Semarang untuk dijadikan markas tim. Saat ini Stadion Jatidiri Semarang masih dalam proses renovasi yang memakan waktu cukup lama sehingga tidak bisa digunakan pada musim kompetisi 2018.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang, Ch Yonas Nusantrawan Bolla mengatakan, pihaknya dengan senang hati menyambut rencana manajemen klub PSIS Semarang yang mempunyai keinginan memilih Stadion Moch Soebroto sebagai calon kandang pada laga Liga 1 tahun 2018. “Secara informal manajemen PSIS Semarang sudah menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Stadion Moch Soebroto sebagai kandang. Tentu kami menyambut baik keinginan tersebut dan stadion siap menjadi markas mereka. Kami siap menindaklanjuti jika manajemen PSIS Semarang secara formal meneruskan keinginannya,” kata Yonas.

Yonas sendiri mengaku bangga jika Stadion Soebroto menjadi pilihan tim Mahesa Jenar dalam berlatih maupun bertanding. Terlebih, menurut Yonas, musim depan PSIS akan bersaing di kasta tertinggi Liga Indonesia. “Jelas harus bangga, karena ada tim sepak bola asal Jawa Tengah yang akhirnya masuk ke Liga 1 Indonesia. Tentu ada dampak positif yang dapat kita rasakan nantinya, selain juga pasti ada dampak negatifnya,” papar Yonas.

Saat disinggung mengenai kelayakan Stadion Moch Soebroto, Yonas menegaskan stadion yang terletak di kawasan sport center Sanden, Kecamatan Magelang Utara sangat cocok untuk pertandingan Liga 1. Selain kapasitasnya cukup besar -mampu menampung 15.000 penonton- juga kualitas rumput yang berstandar internasional. Permasalahan tribun selatan yang dulu tidak sesuai, menurut Yonas, tahun ini juga dibenahi dengan tembok ditinggikan agar aman untuk suporter.

“Stadion kita sudah melalui proses pembenahan yang matang dari kualitas rumput, lintasan lari, tribun penonton, papan skor digital, sampai lampu penerangan lapangan pun sudah siap di empat sisi. Semua fasilitas siap untuk dapat digunakan pertandingan skala nasional, bahkan internasional,” pungkas Yonas.

Yonas menjelaskan, saat ini sedang proses pemasangan dua tiang lampu penerang lapangan. Pdengan pmasangan dua tiang lampu ini, menurut Yonas, maka lampu penerangan lapangan sudah komplet menjadi empat tiang sehingga bisa juga digunakan untuk pertandingan di malam hari.

“Tadinya hanya ada dua tiang saja. Target akhir tahun ini dua tiang lampu tambahan sudah terpasang dan berfungsi, sehingga untuk pertandingan malam hari sangat memungkinkan,” tandas Yonas.

Selain kesiapan stadion, pihaknya berencana membenahi fasilitas parkir serta jalan masuk dan jalan keluar di Stadion Moch Soebroto. Lanjut Yonas, tahun depan akan ada pembenahan segala fasilitas di kawasan stadion.

“Karena memang rancangan kami bahwa Stadion Moch Soebroto dan GOR Samapta menjadi kawasan sport center. Nantinya kawasan tersebut juga menjadi kawasan ekonomi yang membantu masyarakat,” jelas Yonas.

Saat ini, pihaknya masih menunggu surat resmi dari manajemen PSIS Semarang terkait permohonan Stadion Moch Soebroto menjadi markas mereka. Setelah ada surat resmi, lanjut Yonas, pihaknya akan langsung melakukan kajian mengingat banyak hal yang harus dipersiapkan.

“Pasti kita kaji dahulu dari kesiapan lapangan dan pendukungnya serta masalah tarif. Mudah-mudahan manajemen PSIS segera mengirimkan suratnya,” harap Yonas. (cr3/lis)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

Tambah Puyeng, Suami Nganggur

RADARSEMARANG.COM, LADY Sandi, 38, harus siap menanggung beban dua kali lebih besar setelah menjatuhkan talak suaminya. Bukan tanpa alasan, John Dori, 45, yang gagah...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Prihatin Anak Kecanduan Gadget

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Mengakhiri tahun 2017, sebagian besar orang menuju ke pusat-pusat keramaian. Mereka berkeinginan merasakan akhir tahun dengan penuh kemeriahan bersama orang-orang terdekat....

Banyak Masalah, UNBK Dievaluasi

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-DPRD menyoroti pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2018 tingkat SMA/SMK di Jateng yang masih menyisakan berbagai masalah bagi dunia pendidikan. Yakni, masalah...

Pedagang Keluhkan Fasilitas Pasar Simongan

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG - Sejumlah pedagang Pasar Simongan Semarang mengaku siap menempati bangunan baru. Namun mereka mengeluhkan pembangunan yang digarap oleh kontaktor PT Dinamika Persada...

Tewas Saat Cari Pakan Ternak

RADARSEMARANG.COM, KENDAL—Nahas nasib dialami Rasman, 59, warga Desa Sendangdawuhan Kendal. Ia meregangkan nyawa setelah tersengat arus listrik saat mencari dedaunan untuk pakan ternaknya. Kejadian bermula...

Pidanakan Pemain Harga Bahan Pokok

SEMARANG – Mengantisipasi lonjakan harga bahan pokok menjelang Natal dan Tahun Baru, Pemprov Jateng menggelar operasi pasar. Jika ketahuan ada pihak yang sengaja memainkan...

Kuota Haji Semarang Diperkirakan 2.000 Orang

SEMARANG — Kuota haji Kota Semarang 2017 mendatang diperkirakan mencapai 2.000 lebih calon haji (calhaj). Jumlah itu meningkat signifikan dibanding kuota haji 2016 yang...