Stadion Moch Soebroto Siap Jadi Kandang PSIS

3323
TERUS DIBENAHI : Stadion Moch Soebroto Kota Magelang terus dibenahi termasuk dipasangi lampu. Stadion ini termasuk salah satu alternatif yang bisa digunakan PSIS Semarang untuk kandang dalam kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)
TERUS DIBENAHI : Stadion Moch Soebroto Kota Magelang terus dibenahi termasuk dipasangi lampu. Stadion ini termasuk salah satu alternatif yang bisa digunakan PSIS Semarang untuk kandang dalam kompetisi Liga 1 Indonesia 2018. (Agus Hadianto/Jawa Pos Radar Kedu)

MAGELANG – Berlaganya PSIS Semarang di Liga 1 Indonesia tahun 2018 disambut baik oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang. Pasalnya Stadion Moch Soebroto Kota Magelang masuk perhitungan manajemen PSIS Semarang untuk dijadikan markas tim. Saat ini Stadion Jatidiri Semarang masih dalam proses renovasi yang memakan waktu cukup lama sehingga tidak bisa digunakan pada musim kompetisi 2018.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang, Ch Yonas Nusantrawan Bolla mengatakan, pihaknya dengan senang hati menyambut rencana manajemen klub PSIS Semarang yang mempunyai keinginan memilih Stadion Moch Soebroto sebagai calon kandang pada laga Liga 1 tahun 2018. “Secara informal manajemen PSIS Semarang sudah menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Stadion Moch Soebroto sebagai kandang. Tentu kami menyambut baik keinginan tersebut dan stadion siap menjadi markas mereka. Kami siap menindaklanjuti jika manajemen PSIS Semarang secara formal meneruskan keinginannya,” kata Yonas.

Yonas sendiri mengaku bangga jika Stadion Soebroto menjadi pilihan tim Mahesa Jenar dalam berlatih maupun bertanding. Terlebih, menurut Yonas, musim depan PSIS akan bersaing di kasta tertinggi Liga Indonesia. “Jelas harus bangga, karena ada tim sepak bola asal Jawa Tengah yang akhirnya masuk ke Liga 1 Indonesia. Tentu ada dampak positif yang dapat kita rasakan nantinya, selain juga pasti ada dampak negatifnya,” papar Yonas.

Saat disinggung mengenai kelayakan Stadion Moch Soebroto, Yonas menegaskan stadion yang terletak di kawasan sport center Sanden, Kecamatan Magelang Utara sangat cocok untuk pertandingan Liga 1. Selain kapasitasnya cukup besar -mampu menampung 15.000 penonton- juga kualitas rumput yang berstandar internasional. Permasalahan tribun selatan yang dulu tidak sesuai, menurut Yonas, tahun ini juga dibenahi dengan tembok ditinggikan agar aman untuk suporter.

“Stadion kita sudah melalui proses pembenahan yang matang dari kualitas rumput, lintasan lari, tribun penonton, papan skor digital, sampai lampu penerangan lapangan pun sudah siap di empat sisi. Semua fasilitas siap untuk dapat digunakan pertandingan skala nasional, bahkan internasional,” pungkas Yonas.

Yonas menjelaskan, saat ini sedang proses pemasangan dua tiang lampu penerang lapangan. Pdengan pmasangan dua tiang lampu ini, menurut Yonas, maka lampu penerangan lapangan sudah komplet menjadi empat tiang sehingga bisa juga digunakan untuk pertandingan di malam hari.

“Tadinya hanya ada dua tiang saja. Target akhir tahun ini dua tiang lampu tambahan sudah terpasang dan berfungsi, sehingga untuk pertandingan malam hari sangat memungkinkan,” tandas Yonas.

Selain kesiapan stadion, pihaknya berencana membenahi fasilitas parkir serta jalan masuk dan jalan keluar di Stadion Moch Soebroto. Lanjut Yonas, tahun depan akan ada pembenahan segala fasilitas di kawasan stadion.

“Karena memang rancangan kami bahwa Stadion Moch Soebroto dan GOR Samapta menjadi kawasan sport center. Nantinya kawasan tersebut juga menjadi kawasan ekonomi yang membantu masyarakat,” jelas Yonas.

Saat ini, pihaknya masih menunggu surat resmi dari manajemen PSIS Semarang terkait permohonan Stadion Moch Soebroto menjadi markas mereka. Setelah ada surat resmi, lanjut Yonas, pihaknya akan langsung melakukan kajian mengingat banyak hal yang harus dipersiapkan.

“Pasti kita kaji dahulu dari kesiapan lapangan dan pendukungnya serta masalah tarif. Mudah-mudahan manajemen PSIS segera mengirimkan suratnya,” harap Yonas. (cr3/lis)