Stadion Moch Soebroto Siap Jadi Kandang PSIS

Must Read

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di...

MAGELANG – Berlaganya PSIS Semarang di Liga 1 Indonesia tahun 2018 disambut baik oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang. Pasalnya Stadion Moch Soebroto Kota Magelang masuk perhitungan manajemen PSIS Semarang untuk dijadikan markas tim. Saat ini Stadion Jatidiri Semarang masih dalam proses renovasi yang memakan waktu cukup lama sehingga tidak bisa digunakan pada musim kompetisi 2018.

Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPU-PR) Kota Magelang, Ch Yonas Nusantrawan Bolla mengatakan, pihaknya dengan senang hati menyambut rencana manajemen klub PSIS Semarang yang mempunyai keinginan memilih Stadion Moch Soebroto sebagai calon kandang pada laga Liga 1 tahun 2018. “Secara informal manajemen PSIS Semarang sudah menyampaikan keinginannya untuk menjadikan Stadion Moch Soebroto sebagai kandang. Tentu kami menyambut baik keinginan tersebut dan stadion siap menjadi markas mereka. Kami siap menindaklanjuti jika manajemen PSIS Semarang secara formal meneruskan keinginannya,” kata Yonas.

Yonas sendiri mengaku bangga jika Stadion Soebroto menjadi pilihan tim Mahesa Jenar dalam berlatih maupun bertanding. Terlebih, menurut Yonas, musim depan PSIS akan bersaing di kasta tertinggi Liga Indonesia. “Jelas harus bangga, karena ada tim sepak bola asal Jawa Tengah yang akhirnya masuk ke Liga 1 Indonesia. Tentu ada dampak positif yang dapat kita rasakan nantinya, selain juga pasti ada dampak negatifnya,” papar Yonas.

Saat disinggung mengenai kelayakan Stadion Moch Soebroto, Yonas menegaskan stadion yang terletak di kawasan sport center Sanden, Kecamatan Magelang Utara sangat cocok untuk pertandingan Liga 1. Selain kapasitasnya cukup besar -mampu menampung 15.000 penonton- juga kualitas rumput yang berstandar internasional. Permasalahan tribun selatan yang dulu tidak sesuai, menurut Yonas, tahun ini juga dibenahi dengan tembok ditinggikan agar aman untuk suporter.

“Stadion kita sudah melalui proses pembenahan yang matang dari kualitas rumput, lintasan lari, tribun penonton, papan skor digital, sampai lampu penerangan lapangan pun sudah siap di empat sisi. Semua fasilitas siap untuk dapat digunakan pertandingan skala nasional, bahkan internasional,” pungkas Yonas.

Yonas menjelaskan, saat ini sedang proses pemasangan dua tiang lampu penerang lapangan. Pdengan pmasangan dua tiang lampu ini, menurut Yonas, maka lampu penerangan lapangan sudah komplet menjadi empat tiang sehingga bisa juga digunakan untuk pertandingan di malam hari.

“Tadinya hanya ada dua tiang saja. Target akhir tahun ini dua tiang lampu tambahan sudah terpasang dan berfungsi, sehingga untuk pertandingan malam hari sangat memungkinkan,” tandas Yonas.

Selain kesiapan stadion, pihaknya berencana membenahi fasilitas parkir serta jalan masuk dan jalan keluar di Stadion Moch Soebroto. Lanjut Yonas, tahun depan akan ada pembenahan segala fasilitas di kawasan stadion.

“Karena memang rancangan kami bahwa Stadion Moch Soebroto dan GOR Samapta menjadi kawasan sport center. Nantinya kawasan tersebut juga menjadi kawasan ekonomi yang membantu masyarakat,” jelas Yonas.

Saat ini, pihaknya masih menunggu surat resmi dari manajemen PSIS Semarang terkait permohonan Stadion Moch Soebroto menjadi markas mereka. Setelah ada surat resmi, lanjut Yonas, pihaknya akan langsung melakukan kajian mengingat banyak hal yang harus dipersiapkan.

“Pasti kita kaji dahulu dari kesiapan lapangan dan pendukungnya serta masalah tarif. Mudah-mudahan manajemen PSIS segera mengirimkan suratnya,” harap Yonas. (cr3/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Latest News

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...

Air Semut

Kota ini di tengah Gurun Gobi. Jaraknya empat jam dari kota di baratnya. Juga empat jam dari kota di timurnya. Kota yang di barat itu,...

Random News

Nasmoco Dominasi Pasar Otomotif

SEMARANG–Nasmoco mencatat peningkatan pertumbuhan signifikan pada 5 bulan pertama tahun 2017. Terbukti, Nasmoco telah membukukan pertumbuhan penjualan selama periode Januari-Mei 2017, sebesar 11.985 unit...

Nio di Langit Biru yang Nio

Oleh: Dahlan Iskan Namanya: Nio.Tugasnya: mengalahkan Tesla. Itulah ambisi Li Bin. Atau William Li. Atau Elon Musknya Tiongkok. Anak muda berumur 43 tahun. Dari Shanghai. Selasa...

Polines Raih Juara 3

SEMARANG - Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines). Desain arsitektur karya Tim Polines yang beranggotakan Jauhar Ni’mal Fata dan Mirza Setiadi,...

Pasutri Tipu Belanja Material Rp 736 Juta

BARUSARI - Pasangan suami istri berinisial SHP, 40, dan TIK, warga Jalan Mawar Jingga, Perum Plamongan Indah, Semarang, dilaporkan ke Polrestabes Semarang. Pasutri ini...

More Articles Like This

- Advertisement -