PEMINDAHAN BERTAHAP : Baru 12 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) yang pindah dari Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron pada Jumat (1/12) kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
PEMINDAHAN BERTAHAP : Baru 12 bus antar kota dalam provinsi (AKDP) yang pindah dari Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron pada Jumat (1/12) kemarin. (NUR CHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

SEMARANG–Kebijakan pemindahan bus antar kota dalam provinsi (AKDP) dari Terminal Terboyo ke Terminal Penggaron telah diberlakukan sejak Jumat (1/12) kemarin. Namun demikian, pelaksanaannya belum berjalan maksimal. Hingga Jumat sore (1/12) kemarin, terdata baru sebanyak 12 bus AKDP yang masuk ke Terminal Penggaron.

Kepala Terminal Penggaron, Ari Hariyadi mengatakan bahwa pihaknya telah menjalankan kesepakatan diberlakukan pemindahan Terminal Terboyo ke Penggaron. “Hari ini (Jumat kemarin, red) sudah diberlakukan. Tapi hingga sore ini, data bus yang masuk baru 12 armada yang semuanya jurusan Solo,” kata Ari, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (1/12) kemarin.

Sedangkan bus AKDP dari jurusan Purwokerto, Magelang, Kudus, Demak, Jepara, belum masuk ke Penggaron. Sebab, pemindahan tahap awal kemarin diberlakukan untuk bus besar. “Memang belum maksimal. Harusnya jurusan Purwokerto, Kudus, Magelang sudah masuk hari ini (Jumat kemarin, red). Tahap awal ini khusus bus besar dulu. Sedangkan bus kecil dari Demak, Jepara, nanti menyusul,” katanya.

Dikatakannya, perlengkapan dan fasilitas terminal saat ini sudah disiapkan. Mulai dari jalur kedatangan, jalur hijrah, petunjuk penumpang, tempat istirahat penumpang, hingga jalur keberangkatan berbagai jurusan telah disiapkan. “Namun pengarahan-pengarahan dari Terboyo, kami kurang tahu. Apakah sudah maksimal atau belum. Beberapa pejabat sudah mengecek di sini,” katanya.

Kendala hari pertama ini, kata dia, karena di daerah Kaligawe banjir. Sedangkan kendala dari arah selatan, seperti Purwokerto, Solo, Magelang, sosialisasinya kurang maksimal. “Terutama untuk sosialisasi kepada awak bus. Kalau pengusahanya sudah dilakukan. Misalnya jalur beloknya dari tol keluar Gayamsari masih banyak yang belum tahu persis,” katanya.

Mengenai jalur yang dilintasi, kata Ari, sudah disepakati oleh tiga pihak, yakni Dishub Kota Semarang dan Dishub Provinsi Jateng. “Sudah sepakat dan komitmen untuk tahap pertama, bus besar dulu. Semuanya melewati tol. Baik dari arah selatan, utara, maupun timur, semua lewat tol. Dari timur ke Mangkang juga lewat tol. Sebaliknya dari Mangkang ke timur juga lewat tol,” katanya.