Satpol Gerebek Rumah Penampungan Miras

338
DIAMANKAN: Petugas menyita barang bukti miras dari operasi senyap disebuah rumah di Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
DIAMANKAN: Petugas menyita barang bukti miras dari operasi senyap disebuah rumah di Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen. (WAHIB PRIBADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

DEMAK – Aparat Satpol PP Pemkab Demak menggerebek sebuah rumah yang diduga menjadi tempat menampung minuman keras (miras). Rumah yang berada di Desa Tlogorejo, Kecamatan Karangawen tersebut telah lama diintai petugas.

Hasilnya, sebanyak 499 botol miras ditemukan di mobil, kamar rumah dan gudang. Kepala Satpol PP Demak, Bambang Saptoro melalui Kabid Penegakan Perda, Adi Prabowo mengatakan, barang bukti miras yang disita tersebut merupakan barang baru. “Pemiliknya baru saja kulakan. Miras miras ini dibeli pedagang pedagang kecil,” katanya.

Operasi yang digencarkan Satpol PP ini mendasarkan pada Perda Nomor 2 Tahun 2015 tentang penyakit masyarakat  (pekat). Karena itu, miras dilarang keras beredar di wilayah Demak. Jika diketahui ada warga yang  nekat menjual miras atau minuman beralkohol maka dikenai sanksi berat. Yakni, ancaman penjara 3 bulan dan atau denda Rp 50 juta. “Kita sita miras itu sebagai barang bukti untuk proses hukum,” ujarnya.

Menurutnya, selain di Tlogorejo tersebut, Satpol PP juga menargetkan operasi senyap dengan menyasar tempat tempat yang dicurigai menjadi pusat peredaran miras. “Kita tindak tegas semua,” katanya. (hib/bas)