Reses, Anggota DPRD Dimodali Rp 408 Juta

633

“Untuk tunjangan reses langsung ke anggota dewan bersangkutan sebesar Rp. 6,3 juta dipotong pajak. Kemudian, ada anggaran back up penyelenggaraan kegiatan reses seperti biaya sewa gedung, konsumsi, makan, ATK maupun lainnya dari pos anggaran setwan sebesar Rp 11,1 juta per anggota.”

Wagiman

Plt Sekretaris DPRD Kota Magelang

MAGELANG–Sebanyak 24 anggota DPRD Kota Magelang mulai memasuki masa reses. Mereka akan menemui para konstituennya. Anggaran sekitar Rp. 408 juta, digelontorkan untuk mendukung kegiatan tersebut. Plt Sekretaris DPRD Kota Magelang, Wagiman, Kamis (30/11) kemarin kepada Jawa Pos Radar Kedu menjelaskan, dari 25 anggota DPRD yang ada, hanya 24 anggota dewan yang mengajukan reses.

“Anggota dewan dari Fraksi PDI Perjuangan, Mas Aji Setyawan tidak mengajukan reses, karena masih sakit. Karena tidak mengajukan, maka tidak dapat tunjangan reses maupun anggaran back up penyelenggaraan kegiatan reses,” jelas Wagiman.

Wagiman mengatakan, anggota dewan yang reses akan diberi dana yang cukup untuk mendukung kegiatan mereka. Yakni, tunjangan reses dan back up penyelenggaraan kegiatan reses. “Untuk tunjangan reses langsung ke anggota dewan bersangkutan sebesar Rp. 6,3 juta dipotong pajak. Kemudian, ada anggaran back up penyelenggaraan kegiatan reses seperti biaya sewa gedung, konsumsi, makan, ATK maupun lainnya dari pos anggaran setwan sebesar Rp 11,1 juta per anggota. Kita yang mengurusi,” kata Wagiman.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan, Aji Setyawan, membenarkan dirinya tidak mengajukan kegiatan reses. “Iya benar, saya tidak mengajukan reses karena kondisi tidak memungkinkan. Saya masih sakit karena patah kaki. Jadi sengaja tidak mengajukan reses.”

Ketua Fraksi Demokrat, Waluyo, membenarkan dirinya mengajukan reses pada Jumat (1/12) di RW 1 Tidar Campur, Magelang Selatan. “Sengaja langsung terjun di masyarakat, nggak perlu di gedung hotel. Reses bisa untuk bertemu konstituen dan serap aspirasi mereka.” (cr3/isk)