Jamin Tak Ada Jual Beli Jabatan

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KENDAL – Bupati Kendal Mirna Annisa memastikan jika pada seleksi penerimaan perangkat Desa 2017 tidak ada makelar jabatan atau uang suap. Sebaliknya, justru ia ingin penerimaan Perangkat Desa berjumlah 562 jabatan di 249 Desa itu bersih terbuka dan bersih.

“Komitmen sejak awal ini adalah langkah perubahan. Makanya saya ingin semua prosesnya clean dan clear. Jadi tidak ada itu saya minta uang atau jual jabatan perangkat Desa,” katanya saat jumpa press di ruang kerjanya, kemarin (30/11).

Pernyataan tersebut menyusul banyaknya isu di media sosial yang menyatakan ada oknum yang mengatasnamakan dirinya menerima dan meminta sejumlah uang kepada para calon perangkat desa. Justru ia menemukan orang yang menemukan orangnya, Mirna meminta agar dilaporkan ke pihak yang berwajib.

“Tidak ada saya menyuruh atau memerintahkan untuk menjual jabatan. Jika ada oknum yang meminta uang mengatasnamakan saya silahkan ditangkap dan bawa ke pihak yang berwajib. Atau laporkan saya, biar saya yang menyeret ke pihak yang berwajib,” tuturnya.

Tidak hanya itu, Mirna bahkan siap memberikan hadiah kepada orang yang mampu menangkap oknum yang melakukan jual beli jabatan pada seleksi penerimaan perangkat desa. “Ini sebagai bentuk, bahwa tidak ada titip-titipan. Jadi penerimaan Perangkat Desa ini, bebas dari namanya korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN),” tandasnya.

Salah satu bukti tidak adanya titipan atau jual beli jabatan, lanjut Mirna, dalam seleksi penerimaan perangkat desa ini pihak pemkab menggandeng pihak ke tiga. Yakni dari Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemprov Jateng dan Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Jateng. “Jadi bukan kami yang menangani secara langsung,” tandasnya.

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -