Antisipasi Habisnya Minyak Bumi

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SEMARANG – Universitas Diponegoro (Undip) kembali mengukuhkan dua guru besar dari Fakultas Teknik. Dua guru besar tersebut adalah Prof Dr Andri Cahyo Kumoro dan Prof Dr Hadiyanto. Pengukuhan tersebut, menambah deretan guru besar Undip menjadi tujuh sepanjang tahun 2017.

Dalam pidato ilmiahnya, Prof Hadiyanto menjelaskan saat ini pangan dengan nilai gizi tinggi masih relatif mahal, sehingga aksesibilitas masyarakat golongan menengah ke bawah masih belum terjangkau sepenuhnya. “Oleh karena itu, untuk mengatasi permasalahan tersebut maka pemanfaatan mikroalga menjadi solusi yang tepat untuk kondisi saat ini,” ungkapnya, Kamis (30/11) di kampus Undip Tembalang.

Mikroalga, jelasnya, merupakan mikroorganisme dengan ukuran mencapai 500 milimeter dan umumnya hidup melalui proses fotosintesis di lingkungan air tawar, payau maupun air laut. Mikroalga diketahui memiliki kandungan Lipid (lemak) mencapai 30-40 persen dengan protein yang mencapai 70 persen dan karbohidrat 50 persen. “Kandungan itu, menjadikan mikroalga sumber potensial untuk dimanfaatkan menjadi energi dan pangan melalui teknologi biorefinery,” jelasnya.

Biorefinery sendiri merupakan pengambilan produk yang bernilai ekonomis tinggi dari bahan biomasa. Menurutnya, pengembangbiakan mikroalga relatif mudah dan dapat dilakukan oleh semua lapisan masyarakat.

“Maka saya mengambil Biorefinery Mikroalga, sebagai solusi untuk diversifikasi bioenergi dan pangan alternatif di Indonesia guna mengantisipasi habisnya cadangan minyak bumi yang  menipis dalam 15-20 tahun ke depan,” jelasnya.

Sementara itu, Prof Andri Cahyo Kumoro dalam penelitiannya mengambil judul Peran Teknik Kimia dalam Perancangan Produk dan Proses Pengolahan Pangan dari Sumber Daya Alam Hayati Indonesia.

Menurutnya jumlah penduduk dunia diperkirakan akan mencapai 9,6 miliar orang pada tahun 2050. Sehingga, diperkirakan jumlah penduduk usia lanjut di dunia akan lebih banyak daripada anak-anak dan 80 persen di antaranya tinggal di negara-negara sedang berkembang.

“Akan tetapi, hal ini terkendala oleh pandangan negatif yang terus meningkat oleh penduduk kota di beberapa negara terhadap produk makanan olahan,” ujarnya.

Oleh karena itu, isu-isu yang harus dihadapi oleh industri pengolahan pangan adalah produksi pangan dunia harus meningkat antara 34 persen dan 70 persen dari saat ini untuk memenuhi kebutuhan pangan bagi penduduk dunia. Namun, menghadapi penerapan konsep teknik kimia di bidang proses pengolahan pangan, ia menemui beberapa kendala.

“Diantaranya, pengetahuan mengenai sifat fisiokimia bahan pangan masih kurang jika dibandingkan dengan sifat bahan kimia biasa, yang pada umumnya sudah dipahami dengan baik,” tandasnya. (tsa/ric)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -