33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Tumbuhkan Budaya Membaca

Desa Wonokerto, Kecamatan Bancak

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

BANCAK – Kepala Desa Wonokerto, Muh Zuhdi sangat menekankan warganya untuk gemar membaca. Menurutnya membaca merupakan kunci utama untuk menambah ilmu pengetahuan.

Demi mendorong warga agar gemar membaca, Pemerintah Desa telah mengembangkan sebuah perpustakaan di halaman kantor Kepala Desa Wonokerto. Hingga kini, perpustakaan desa yang diberi nama Cempaka ini sudah memiliki sekitar 2000 koleksi buku.

”Koleksinya dulu dari bantuan, kemudian ada dari pihak ke tiga. Ada juga dari masyarakat, mereka memiliki buku yang sudah selesai dibaca kemudian disumbangkan ke perpustakaan ini,” jelas Lades yang memiliki misi mewujudkan Desa Wonokerto menjadi Desa Agamis, Demokratis dan Mandiri ini.

Kades: Muh Zuhdi. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Kades: Muh Zuhdi. (SIGIT ANDRIANTO/JAWA POS RADAR SEMARANG)

Tidak hanya ruang baca saja yang ditata sedemikian rupa untuk menambah kenyamanan warga, pemerintah Desa juga membangun sebuah tempat baca, seperti gazebo, di belakang perpustakaan.

Di tempat ini, ketika capek membaca warga bisa sejenak menikmati pemandangan berupa areal persawahan. ”Itu untuk membuat warga betah membaca di sini,” katanya.

Agar terbiasa membaca, warga Desa Wonokerto selalu digerakkan untuk datang ke perpustakaan desa, mencari informasi apapun yang dibutuhkan. Upaya menggerakkan warga ini dilakukan,termasuk melalui kegiatan  pengajian, dengan menyisipkan motivasi dan pemahaman akan pentingnya membaca.

Tidak cukup hanya menggerakkan warga untuk datang ke perpustakaan, Pemerintah Desa juga berinisiatif untuk menjemput bola. Buku-buku koleksi perpustakaan seringkali didrop ke pos jaga dan juga posyandu agar dibaca oleh warga.

”Buku-bukunya ya sesuai dengan kebutuhan dan minat mereka. Untuk nge-drop buku, desa ini punya inventaris berupa motor yang sudah diimodifikasi,” Ujar Siti Nurhayati, sekretaris Desa Wonokerto menambahkan Kades.

Dengan koleksi yang cukup lengkap, tidak jarang, buku-buku di perpustakaan  ini dijadikan rujukan bagi siswa siswi setempat untuk mengerjakan tugas sekolah. Bahkan, ada juga mahasiswa yang datang mencari data pendukung untuk mengerjakan skripsinya.

”Ya mereka tanya, saya mau mengerjakan ini Bu kira-kira ada buku yang mendukung tidak? Kemudian dicari. Masih manual kita,” kata dia sembari menceritakan bahwa kepengurusan perpustakaan ini dilakukan dengan cara sukarela.

Ke depan, melalui perpustakaan dan budaya membaca yang bagus, diharapkan Desa Wonokerto mampu menciptakan sumber daya yang berkualitas. (cr4/bas)

Berita sebelumyaJaga Tradisi Popokan
Berita berikutnyaKelompok Utama Bakal Ketat

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

PKL Barito Minta Ganti Untung

”Kami akan mengikuti aturan yang ditentukan, karena ini demi kepentingan umum. Tetapi tindak lanjut ganti untung harus ada kejelasan dari pemerintah.” Sunaryo, Pengurus Paguyuban...

Terima Bingkisan dan THR

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG - Prajurit dan Aparatur Sipil Negara (ASN)  Kodim 0705/Magelang bisa tersenyum bahagia. Pasalnya, mereka telah menerima bingkisan Hari Raya Idul Fitri 1439 H...

Tindak Tegas Nelayan yang Merusak Laut

SEMARANG- Dewan meminta agar nelayan di Jateng ikut membantu pelestarian biota laut dan sumber kekayaan ikan. Salah satunya dengan menggunakan alat tangkap ramah lingkungan....

Camat Terseret Pungli Parkir

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Camat Mijen HM Yenuarso (MY) diduga terlibat kasus pungutan liar (pungli) retribusi parkir saat berlangsungnya kejuaraan balap trail Supermoto Trial Game Asphalt (TGA) di...

Ratusan TNI Kodim 0710 Tes Narkoba

PEKALONGAN – Ratusan anggota TNI Kodim 0710/Pekalongan, Senin (11/12) kemarin, menjalani tes urine. Kegiatan yang dilakukan secara mendadak tersebut sebagai upaya Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan...

Kirab Panjang Jimat Nguri-uri Masjid Karya Walisongo

DEMAK- Kirab panjang jimat dalam rangka Haul Agung Kanjeng Sultan Raden Abdul Fatah Al Akbar Sayyidin Panotogomo ke-514 kemarin berlangsung meriah. Warga berduyun-duyun memadati...