33 C
Semarang
Rabu, 15 Juli 2020

Tingkatkan Eksistensi, Pamerkan Ratusan Karya

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

PEKALONGAN –  Ratusan karya seni dipamerkan selama 6 hari mulai, 28 November sampai 3 Desember 2017, di Gedung PIBB Goa Jetayu dan Taman Petiunus. Kegiatan tersebut untuk mengangkat eksistensi pelaku seni dan kebudayaan di Kota Pekalongan.

Kegiatan tersebut teselenggara atas kerjasama Dinas Dewan Kesenian, Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kota Pekalongan. Tema yang diambil Keberagaman dalam Kebersamaan. Rabu (29/11) kemarin, pameran dibuka oleh Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz. Turut hadir Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Inf Suhardi, Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Agus Riyanto, dan Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan Tjuk Kushindarto.

Ketua Dewan Kesenian Kota Pekalongan Harsana Ragil menuturkan pameran seni rupa kali ini memamerkan 57 karya seni lukis, 46 seni foto, 32 lukisan anak, dan 86 koleksi keris dari komunitas Tosan Aji, dari Tuban Jawa Timur hingga Cirebon, Jawa Barat.

“Selain pameran ada juga beberapa rangkaian kegiatan lainya seperti workshop sunging wayang, bedah keris Suratman ruwatan kali loji, wayang golek, lomba menggambar, lomba dayung se Jawa Tengah dan arak-arakan perahu hias,” ucapnya.

Harsana menambahkan, tujuan dari pameran seni rupa ini untuk melestarikan kekayaan seni dan kebudayaan yang ada di Indonesia khususnya di Pekalongan. Selain itu juga sebagai sarana meningkatkan eksistensi pelaku seni di Kota Pekalongan.

“Pameran seni rupa ini ruang bagi seniman dan budayawan untuk terus berkarya dan melestarikan budaya lokal yang semakin terancam dengan budaya asing,” tuturnya.

Sementara itu Saelany Machfudz menambahkan, bahwa gelaran pameran seni rupa tersebut menunjukkan eksistensi dari Dewan Kesenian Kota Pekalongan yang serius terhadap seni dan budaya.

“Kami harapkan event-event seperti ini terus dilakukan agar kesenian Kota Pekalongan semakin berkembang,” terangnya.

Kota Pekalongan sendiri, lanjut wali kota, memiliki potensi yang luar biasa pada bidang kesenian dan kebudayaan. Yang diyakini ke depan mampu dan memiliki peluang cukup besar untuk menarik wisatawan luar kota untuk berkunjung ke Kota Pekalongan.

“Sebetulnya banyak kesenian dan Kebudayan Kota Pekalongan yang dapat menarik wisatawan seperti syawalan (lopis raksasa), sedekah laut, pekchun dan lainya dan ini perlu dukungan dari semua pihak,” tandasnya.

“Saya harap melalui pameran ini semua pihak dapat mempromosikan kesenian dan kebudayaan Kota Pekalongan yang dapat menarik minat wisatawan,” harapnya. (han/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Bupati Pengatur Negara

Di tengah duka Surabaya, teman saya meninggal pula: Ki Dalang Enthus Susmono. Agak telat saya tahu. Dari kiriman video teman dari Indonesia. Yang menyebutkan...

Tujuh Siswi SMK 3 Menari di Malaysia

MAGELANG—Tujuh siswi SMKN 3 Kota Magelang yang tergabung dalam Tim Duta Promo Budaya, Rabu (6/9) besok, akan berangkat ke Malaysia. Mereka dan tampil pada...

Rendah, Konsumsi Ikan di Jateng

SEMARANG – Angka Konsumsi Ikan (AKI) di Jateng tergolong masih sangat rendah. Pada 2016 lalu, hanya sebesar 26,28 kg per kapita per tahun. Masih...

53.141 KK Terima Bantuan Beras

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Sebanyak 531.410 Kg beras untuk 53.141 Kepala Keluarga (KK) mulai dibagiakn di Kabupaten Batang. Hal tersebut dintandai dengan peluncuran secara resmi...

Gotong Royong Bersihkan Tempat Salat Id

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - PD Muhammadiyah Demak akan menggelar salat Idul Fitri 1439 Hijriyah dihalaman Rumah Sakit Hj Fatimah Sulkan, tepatnya dijalan raya Sultan Hadiwijaya,...

Registrasi Kartu Untuk Lindungi Masyarakat

SEMARANG - DPRD berharap agar masyarakat mengikuti instruksi pemerintah untuk menjalankan kebijakan pendaftaran (registrasi) ulang kartu prabayar seluler. Hal itu sangat penting dan dilakukan...