KAGUM : Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz melihat salah satu koleksi lukisan dalam pameran seni rupa di di Gedung PIBB Gor Jetayu, Rabu (29/11). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)
KAGUM : Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz melihat salah satu koleksi lukisan dalam pameran seni rupa di di Gedung PIBB Gor Jetayu, Rabu (29/11). (Lutfi Hanafi/Jawa Pos Radar Semarang)

PEKALONGAN –  Ratusan karya seni dipamerkan selama 6 hari mulai, 28 November sampai 3 Desember 2017, di Gedung PIBB Goa Jetayu dan Taman Petiunus. Kegiatan tersebut untuk mengangkat eksistensi pelaku seni dan kebudayaan di Kota Pekalongan.

Kegiatan tersebut teselenggara atas kerjasama Dinas Dewan Kesenian, Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Dinparbudpora) bekerjasama dengan Dewan Kesenian Kota Pekalongan. Tema yang diambil Keberagaman dalam Kebersamaan. Rabu (29/11) kemarin, pameran dibuka oleh Wali Kota Pekalongan Saelany Machfudz. Turut hadir Danrem 071/Wijaya Kusuma Kolonel Inf Suhardi, Kapolsek Pekalongan Utara Kompol Agus Riyanto, dan Kepala Dinparbudpora Kota Pekalongan Tjuk Kushindarto.

Ketua Dewan Kesenian Kota Pekalongan Harsana Ragil menuturkan pameran seni rupa kali ini memamerkan 57 karya seni lukis, 46 seni foto, 32 lukisan anak, dan 86 koleksi keris dari komunitas Tosan Aji, dari Tuban Jawa Timur hingga Cirebon, Jawa Barat.

“Selain pameran ada juga beberapa rangkaian kegiatan lainya seperti workshop sunging wayang, bedah keris Suratman ruwatan kali loji, wayang golek, lomba menggambar, lomba dayung se Jawa Tengah dan arak-arakan perahu hias,” ucapnya.

Harsana menambahkan, tujuan dari pameran seni rupa ini untuk melestarikan kekayaan seni dan kebudayaan yang ada di Indonesia khususnya di Pekalongan. Selain itu juga sebagai sarana meningkatkan eksistensi pelaku seni di Kota Pekalongan.

“Pameran seni rupa ini ruang bagi seniman dan budayawan untuk terus berkarya dan melestarikan budaya lokal yang semakin terancam dengan budaya asing,” tuturnya.

Sementara itu Saelany Machfudz menambahkan, bahwa gelaran pameran seni rupa tersebut menunjukkan eksistensi dari Dewan Kesenian Kota Pekalongan yang serius terhadap seni dan budaya.

“Kami harapkan event-event seperti ini terus dilakukan agar kesenian Kota Pekalongan semakin berkembang,” terangnya.

Kota Pekalongan sendiri, lanjut wali kota, memiliki potensi yang luar biasa pada bidang kesenian dan kebudayaan. Yang diyakini ke depan mampu dan memiliki peluang cukup besar untuk menarik wisatawan luar kota untuk berkunjung ke Kota Pekalongan.

“Sebetulnya banyak kesenian dan Kebudayan Kota Pekalongan yang dapat menarik wisatawan seperti syawalan (lopis raksasa), sedekah laut, pekchun dan lainya dan ini perlu dukungan dari semua pihak,” tandasnya.

“Saya harap melalui pameran ini semua pihak dapat mempromosikan kesenian dan kebudayaan Kota Pekalongan yang dapat menarik minat wisatawan,” harapnya. (han/zal)