Peringkat Penyusunan LPPD Salatiga Turun

243
TINGKATKA KEMAMPUAN : Peserta pelatihan penyusunan LPPD Kota Salatiga yang diadakan Pemkot Salatiga selama dua hari (28-29/11) kemarin. (Dhinar Sasongko/radar semarang)
TINGKATKA KEMAMPUAN : Peserta pelatihan penyusunan LPPD Kota Salatiga yang diadakan Pemkot Salatiga selama dua hari (28-29/11) kemarin. (Dhinar Sasongko/radar semarang)

SALATIGA – Dalam menyusun laporan penyelenggaraan pemerintah daerah (LPPD), organisasi pemerintah daerah (OPD) hendaknya melaporkan capaian secara transparan dan akuntabel. Selain itu, penyusun laporan tidak boleh serta merta melakukan copy paste dari dokumen tahun sebelumnya.

Penegasan tersebut disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Fakruroji saat membuka pelatihan penyusunan LPPD Kota Salatiga tahun 2017 di ruang Plumpungan gedung Setda Kota Salatiga lantai 4, kemarin.

Sekda menjelaskan LPPD merupakan wujud pencapaian kebijakan, akuntabilitas dan transparansi, sekaligus merupakan alat ukur keberhasilan pemerintah daerah.

“Dari laporan LPPD yang dikirim ke pusat, ternyata Kota Salatiga di tingkat nasional mengalami penurunan ranking. Pada tahun 2014 kita berada di peringkat 13. Tahun 2015 turun di peringkat 16 dan pada tahun 2016 kembali turun di peringkat 36 meskipun skor dan status LPPD kita relatif stabil yaitu berstatus sangat tinggi,” ungkapnya.

Hal tersebut menunjukkan bahwa kabupaten kota lain pun saling berlomba untuk meningkatkan kinerja. “Karenanya, saya mengajak kepada seluruh OPD terus meningkatkan kinerja dan melaporkan capaiannya secara transparan dan akuntabel. Tidak melakukan copy paste dari tahun sebelumnya. Hal ini menjadi penting agar laporan tersebut dapat digunakan sebagai bahan masukan pembuat kebijakan yang tepat sasaran,” kata Fakruroji di hadapan 60 peserta yang merupakan tim ditunjuk dari seluruh OPD Pemkot Salatiga.

Sementara Kepala Bagian Pemerintahan Setda Kota Salatiga, Tatik Rusmiati mengatakan tujuan kegiatan tersebut untuk meningkatkan kemampuan aparatur sipil negara (ASN) dalam menyusun LPPD sehingga penyusunannya lebih cepat, berhasil dan berdaya guna serta tepat sasaran.  (sas/lis)