Desak Kontraktor Kerja 24 Jam

947
CEK LAPANGAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kepala Dinas Penataan Ruang Agus Riyanto mengecek pembangunan lintasan lapangan TLJ, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)
CEK LAPANGAN : Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan Kepala Dinas Penataan Ruang Agus Riyanto mengecek pembangunan lintasan lapangan TLJ, kemarin. (Adityo Dwi/Jawa Pos Radar Semarang)

SEMARANG – Pembangunan Gelanggang Olah Raga (GOR) Tri Lomba Juang (TLJ) Kota Semarang tahap lanjutan saat ini masih tersisa 16 persen. Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mendesak kontraktor kerja lembur 24 jam agar bisa mengejar batas akhir pengerjaan 16 Desember 2017 mendatang.

Pembangunan pusat olahraga yang menelan anggaran sebesar Rp 26 miliar tersebut harus bisa diselesaikan tepat waktu. “Saat ini progresnya mencapai 84 persen, dan masih menyisakan waktu dua minggu,” kata Hendi sapaan akrab Hendrar Prihadi saat melakukan tinjauan di lokasi pembangunan GOR Trilomba Juang Kota Semarang, Rabu (29/11).

Sisa waktu yang ada harus dimanfaatkan untuk dilakukan percepatan oleh pelaksana proyek. Terlebih saat ini memasuki musim penghujan. “Masih menyisakan 16 persen, saya minta untuk dilakukan percepatan karena pasti di bulan Desember ini persoalan hujan menjadi kendala utama. Padahal pekerjaan fisiknya lebih banyak di outdoor. Saya minta untuk dilembur 24 jam,” kata Hendi.

Setelah proyek ini rampung, pihaknya akan kembali menggelontor anggaran untuk mempercantik setiap sudut GOR TLJ sebagai ikon olahraga kebanggaan warga Kota Semarang.

“Kami akan terus melakukan penyempurnaan. Tahun depan kami anggarkan kurang lebih Rp 8 miliar untuk tambahan tribun dan memercantik sisi kanan kiri,” katanya.

Apabila GOR TLJ ini selesai, Hendi meminta kepada masyarakat yang menggunakannya harus bisa bijak dan turut menjaga fasilitas yang ada. Semua fasilitas yang ada di GOR TLJ diberikan secara gratis bagi masyarakat.

“Harus dirawat bareng-bareng, jangan kemudian setelah bagus masyarakat memakainya sembarangan. Konser-konser pasti kami larang, kecuali mau menutup rumput dan lintasan,” katanya.

Project Manager PT Tata Kreasi Indojaya, selaku kontraktor yang mengerjakan Stadion Tri Lomba Juang, Ali Shadiqin menyatakan siap menyelesaikan pembangunan tepat waktu pada 16 Desember 2017.

“Kalau tidak ada kendala hujan, kami butuh dua minggu lagi selesai. Tetapi karena kondisi setiap hari hujan, itu yang menjadi kendala. Kalau kondisi hujan, kami hanya bisa bekerja maksimal empat jam sehari,” katanya.

Saat ini pihaknya menyelesaikan pembangunan lintasan lari dengan panjang lintasan 400 meter dan ketebalan 14 mili. “Tetapi saat ini ketebalannya baru dapat 11 mili. Kami akan melakukan percepatan pengerjaan dengan menambah jam kerja,” katanya. (amu/zal)