Adventure Day Nggak Cukup Sekali

357
WOOHOO!: Dari kiri, Yeni Ekawati (AZOTY Bangka Belitung), Ferdi Irawan (AZOTY Kalsel), dan Najla (AZOTY Sumut) berlomba melewati trek luge menantang di Skyline Rotorua. ((IVAN/ZETIZEN TEAM))
WOOHOO!: Dari kiri, Yeni Ekawati (AZOTY Bangka Belitung), Ferdi Irawan (AZOTY Kalsel), dan Najla (AZOTY Sumut) berlomba melewati trek luge menantang di Skyline Rotorua. (IVAN/ZETIZEN TEAM)
FLYING HIGH: Berani terjun dari ketinggian 47 meter, Jimas Ifandy, AZOTY Sumbar, tampak bahagia meluncur di atas sungai Waikato. (IVAN/ZETIZEN TEAM)
FLYING HIGH: Berani terjun dari ketinggian 47 meter, Jimas Ifandy, AZOTY Sumbar, tampak bahagia meluncur di atas sungai Waikato. (IVAN/ZETIZEN TEAM)

TAUPOOne more! One more! Ya, kemarin (29/11) kata-kata itu jadi magic words buat Alpha Zetizen of the Year (AZOTY) 2017. Sejak pagi sampai malam, mereka dimanjakan dengan adventure seru di kota berbeda. Dari Rotorua lanjut ke Taupo. Demi mengulang keseruan adventure, 34 anak itu selalu teriak ’’one more!’’ Hal apa aja sih yang bikin AZOTY ketagihan? (c14/dri)

Naik Luge Bonus Pemandangan Kota

Beruntung sekali hari itu langit Rotorua bersahabat. Agenda main luge di Skyline Rotorua disambut antusias oleh AZOTY 2017. Satu per satu masuk ke gondola dan diangkut naik ke atas. Gokar tanpa mesin itu pun meluncur cepat. Mereka sekaligus bisa melihat pemandangan Kota Rotorua dengan sedikit kabut putih yang dihasilkan dari panas bumi.

Nggak lama, ada rentetan luge yang mengular. Ternyata Anjas, Jessica, Che Che Mile, dan Nur Hidayah stuck di tengah jalur. Bukannya mau adu kecepatan, mereka justru terhenti. ’’Awalnya, aku jatuh duluan dan berusaha minggir. Pas aku lihat belakang, ternyata gerombolan cewek juga berhenti. Ya udah, sekalian aja aku tolongin,’’ ujar Anjas Darmawansyah.

Walau udah terseok, si Anjas malah penasaran pengin naik lagi. Untungnya, Daddy Tim Anderson baik hati dan mengabulkan bisa main sekali lagi.

Arungi Sungai Waikato dengan Jet Boat

Setelah lunch sebentar, ke-34 AZOTY langsung dihantam rasa cemas, tapi penasaran pengin naik Huka Falls Jet. Laju kapal yang dipacu sekencang 80 km/jam sukses bikin anak-anak itu teriak histeris. ’’One moree!!! One more!!’’ teriak Fenyo, AZOTY Sulawesi Utara, meski mukanya udah pucat.

Sang driver pun mengamini. Tiba-tiba, dia memutar tangan memberikan tanda berputar. Tadaaa! Kapal lantas berputar 360 derajat. Tiga puluh menit berlalu, AZOTY mulai mabuk kepayang. ’’Nggak sanggup, aku sampai mau tahan mual selama diputar-putar,’’ ucap Tian Oxciryan asal Jambi. Untung aja, semua itu terbayarkan dengan pemandangan air terjun di Sungai Waikato yang biru dan superjernih!

Terjun Bebas dari Ketinggian 47 Meter

The last and the most thrilling moments!! Apalagi kalau bukan bungee jumping dan extreme swing di atas Sungai Waikato. Sensasi loncat dari tebing setinggi 47 meter itu bikin M. Haikal Razi, AZOTY Aceh, dan Jimas Ifandy dari Sumatera Barat teriak histeris. ’’Aku nggak yakin. Awalnya, aku takut banget! Tangan sampai dingin,’’ cerita Haikal.

Meski ragu, mahasiswa teknik geofisika itu pun terus maju. One, two, three and go! ’’Allahu Akbar. Tolong. Help!!’’ teriak Haikal makin kencang dan nggak berhenti. Pas mendarat, si Haikal langsung ketawa semringah dan request. ’’Boleh naik lagikah, Kak?’’ katanya kepada kakak pendamping. ’’Aku dapat quote of the day nih. Ketakutan itu harus dihadapi sehingga bisa aja jadi kebahagiaan,’’ tandas salah seorang survivor tsunami Aceh pada 2004 tersebut.

TAUPO SWING: Dari kanan, Ridwan (AZOTY DKI Jakarta) dan Bhrischo (AZOTY Papua Barat) stay cool meski digantung tanpa kepastian di atas tebing curam Sungai Waikato. (IVAN/ZETIZEN TEAM)
TAUPO SWING: Dari kanan, Ridwan (AZOTY DKI Jakarta) dan Bhrischo (AZOTY Papua Barat) stay cool meski digantung tanpa kepastian di atas tebing curam Sungai Waikato. (IVAN/ZETIZEN TEAM)