Underpass Karangsawah Segera Digarap

2255
SURVEI : Satker Bina Marga Provinsi bersama sejumlah komponen melaksanakan survei utilitas rencana pembangunan underpass Karangsawah Tonjong. (TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES)
SURVEI : Satker Bina Marga Provinsi bersama sejumlah komponen melaksanakan survei utilitas rencana pembangunan underpass Karangsawah Tonjong. (TEGUH SUPRIYANTO/RADAR BREBES)

BREBES-Pembangunan underpass perlintasan KA Karangsawah jalan nasional Tegal-Purwokerto wilayah Desa Kutamendala, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes mulai direalisasikan. Satker Pelaksana Jalan Nasional wilayah I Dirjen Bina Marga Jateng bersama sejumlah komponen melaksanakan survei utilitas di lokasi rencana pembangunan underpass, Selasa (28/11) kemarin.

Lindung Simbolon, selaku Kepala Tata Usaha (KTU) Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 06 Satker wilayah I Provinsi Jateng menyampaikan, survei utilitas ini dilakukan sebagai persiapan awal dari tahap pembangunan. “Kami bersama melihat langsung utilitas yang terdapat di lokasi rencana pembangunan underpass, untuk mengetahui apa saja yang harus dilakukan dalam menyambut pelaksanaan pembangunan,” terang Simbolon.

Survei sendiri melibatkan sejumlah komponen, di antaranya PT Telkom, PLN, Dinas Perhubungan dan juga Polres Brebes. “Kami melibatkan jajaran Satlantas Polres Brebes terkait dengan rekayasa lalu lintas. Nanti bisa diterapkan saat pelaksanaan proyek,” jelasnya.

Pembangunan underpass Karangsawah sendiri, lanjut Simbolon, dilaksanakan pada lahan seluas 11 ribu meter persegi yang terdiri atas 32 bidang lahan. Pembangunanya mulai dari SD Kutamendala 01, ke arah selatan, hingga MTs Kutamendala. “Saat ini masih dalam proses negosiasi lahan, dimana tim appraisal, BPN maupun Cipta Karya sedang mananganinya,” kata Simbolon.

Underpass Karangsawah akan dibangun dengan total pekerjaan sepanjang 600 meter. Dimana panjang boks underpass sepanjang 100 meter, dengan lebar 14,8 meter dan tinggi sekitar 8 hingga 10 meter. “Underpass ini sudah dilengkapi saluran drainase dan bahu jalan. Selain itu, akan dibangun satu jembatan di arah selatan underpass, berdampingan dengan jembatan Sungai Pedes yang sudah ada saat ini,” ungkapnya.

Dikatakan, tahap pelaksanaan diawali kontrak pekerjaan pada 20 Desember 2017 diikuti tahap pembangunan yang diperkirakan pada awal 2018. “Kami targetkan, pada H-10 Lebaran 2018 nanti, underpass sudah bisa fungsional. Meskipun belum selesai secara keseluruhan, sebagaimana kontrak pembangunan,” imbuhnya.

Sementara Kanit Dikyasa Satlantas Polres Brebes Iptu Umi Antum Farich, dalam kesempatan tersebut berharap pelaksanaan pembangunan juga mempertimbangkan mobilisasi alat berat agar tidak mengganggu arus lalu lintas. “Terlebih kita juga menghadapi agenda libur Natal dan tahun baru, yang biasanya diikuti dengan meningkatnya aktivitas lalu lintas di jalur utama Tegal-Purwokerto,” ingatnya. (pri/ism/jpg/ida)