MAGELANG – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang berupaya menguatkan solidaritas antarpelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di Kota Magelang. Seluruh pelaku usaha dikumpulkan untuk mengikuti Sarasehan Forum UMKM di Aula SMA Negeri 4 Magelang, Selasa (28/11).

Kepala Disperindag Kota Magelang Joko Budiono mengatakan, di Kota Magelang terdapat 6.940 UMKM yang menyerap sekitar 13.804 tenaga kerja. Sementara omzet penjualan mencapai Rp 63.952.001.500 per bulannya. Potensi UMKM ini mampu memberikan harapan sekaligus kemenangan pembangunan perekonomian masyarakat Kota Magelang. “Kemajuan UMKM sangat diharapkan dapat meningkatkan taraf hidup masyarakat dalam rangka mengentaskan kemiskinan,” katanya.

Wali Kota Magelang Sigit Widyonindito mengatakan, UMKM harus pandai mencari peluang pasar. Terlebih dalam menghadapi Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Borobudur. “Masyarakat tidak hanya menjadi buruh dengan upah UMK, namun juga bisa menciptakan lapangan pekerjaan,” tambahnya.

Adanya forum UMKM ini diharapkan agar masyarakat Kota Magelang mampu mengembangkan unit usaha yang telah ada dan menciptakan usaha baru untuk memajukan perekenomian masyarakat. “Alasan UMKM dijadikan prioritas adalah bidang ini mampu menyerap banyak tenaga kerja, sehingga rakyat mampu memenuhi kebutuhan hidup,” ujar Sigit. (mg1/mg5/mg7/put)