Hasilnya, di menit ke-99, Andrid Wibawa mampu membuat publik GBLA bergemuruh setelah berhasil mencetak gol melalui sundulan kepala dan membawa Mahesa Jenar melenggang 5-4.

Pemain bernomor punggung 12 itu terbukti menjadi pemain super sub Mahesa Jenar setelah kembali mencetak gol di menit ke-110 yang sekaligus membawa PSIS unggul dramatis atas Martapura dengan skor 6-4.

Selain berhasil meraih satu tiket ke Liga 1 dan menyabet juara ketiga, tim Mahesa Jenar juga berhasil menyandang gelar tim fairplay di kompetisi kasta kedua tersebut. Gelar tersebut tentu melengkapi prestasi PSIS musim ini.

“Pertandingan berjalan ketat dan cukup menegangkan. Dan memang harus diakui pertahanan kami sedikit longgar tadi (kemarin, Red), tapi bukan berarti pemain belakang kami lemah. Back four kami tidak siap mengantisipasi,” kata Subangkit.

Sementara bintang lapangan PSIS kemarin, Hari Nur Yulianto, manambahkan, timnya benar-benar harus berjuang ekstra keras terutama di putaran final kemarin, sebelum akhirnya sukses meraih satu tiket promosi.

“Dan tentu kami cukup bangga saat ini Jawa Tengah punya wakil di Liga 1 setelah beberapa musim tidak punya wakil. Tiga gol tadi (kemarin, Red) saya persembahkan untuk warga Semarang,” ujar pemain bernomor punggung 22 ini. (bas/aro)