LOLOS LIGA 1: Pemain, pelatih dan official PSIS meluapkan kegembiraannya setelah berhasil mengalahkan Martapura FC, 6-4, dalam laga super ketat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, kemarin (28/11). Selain meraih juara III dan Tim Fairplay, PSIS lolos ke kompetisi Liga 1 musim depan. (Bawah) Aksi Hari Nur Yulianto dan pemain PSIS lain setelah berhasil menciptakan gol. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)
LOLOS LIGA 1: Pemain, pelatih dan official PSIS meluapkan kegembiraannya setelah berhasil mengalahkan Martapura FC, 6-4, dalam laga super ketat di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, kemarin (28/11). Selain meraih juara III dan Tim Fairplay, PSIS lolos ke kompetisi Liga 1 musim depan. (Bawah) Aksi Hari Nur Yulianto dan pemain PSIS lain setelah berhasil menciptakan gol. (BASKORO SEPTIADI/JAWA POS RADAR SEMARANG)

BANDUNG- Drama demi drama harus dilakoni tim PSIS Semarang sebelum akhirnya tim berjuluk Mahesa Jenar ini berhasil meraih tiket terakhir promosi ke kompetisi kasta tertinggi, Liga 1 musim depan.

Di laga penentuan kemarin, 10 gol harus tercipta sebelum tim kebanggaan Kota Semarang ini akhirnya berhasil menang 6-4 atas Martapura FC. Kembalinya PSIS ke kompetisi kasta tertinggi merupakan sejarah bagi tim berlambang Tugu Muda ini setelah sembilan musim berkutat di kompetisi kasta kedua.

Puncak drama Haudi Abdillah dkk terjadi di perebutan tempat ketiga di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) sore kemarin (28/11). Menghadapi Martapura FC harus melakoni laga ketat 2x 90 menit plus babak tambahan waktu 2×15 menit.

Babak pertama, PSIS sepertinya bakal menang mudah atas Martapura. Maklum saja, di menit ke-6, bomber Hari Nur Yulianto sudah berhasil membawa Mahesa Jenar unggul 1-0 melalui sontekan kaki kanannya setelah memanfaatkan cutback Rifal Lastori.

Namun ternyata keunggulan Mahesa Jenar hanya bertahan tiga menit. Winger cepat Martapura, Rifan Nahumalury, mampu menyamakan kedudukan 1-1 melalui tendangan bebasnya yang gagal dibendung oleh kiper Aji Bayu Putra.

Tak diduga, Martapura justru berhasil menambah gol. Di menit ke-35, Irfan Nahumalury yang lolos dari jebakan offside sukses membawa Martapura unggul 2-1 setelah tendangan kerasnya lagi-lagi gagal dibendung Aji Bayu Putra.