Pasar Andong Segera Ditempati

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SALATIGA – Pemkot melalui Dinas Perdagangan bersama Paguyuban Pedagang Pasar Andong telah menyeleksi 160 pedagang yang akan berjualan di pasar tersebut usai direnovasi. Namun sebelumnya, lokasi yang akan dipakai untuk menampung pedagang di bagian depan pasar akan dibongkar. Kini, pembangunan mendekati tahap kedua yakni penataan wajah pasar.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Salatiga Muthoin menuturkan, 160 pedagang yang akan berjualan di pasar Andong berjualan barang antik, batu akik dan klithikan (barang bekas). “Kita sudah selesai menyeleksi dan tinggal menunggu finishing bagian dalam untuk kemudian los yang ada sudah bisa dipakai para pedagang berjualan,” terang Muthoin saat meninjau lokasi pembangunan, Selasa (28/11).

Dijelaskan dia, setelah los bagian dalam selesai, pihaknya akan memindahkan sementara para pedagang yang berjualan di bagian depan pasar. Hal itu dilakukan untuk memudahkan pelaksanaan renovasi bagian kedua yakni membongkar dan membangun ulang deretan kios yang berada di depan pasar. Kios akan dibangun lagi dengan konsep baru yang lebih indah.

“Para pedagang ini akan menempati sampai dengan selesainya pembangunan bagian depan. Jika sudah direlokasi tentunya akan lebih mudah dalam pembongkaran dan pembangunan kios yang berada di depan. Nantinya akan dibangun dengan konsep baru dan menyambung los yang sudah dibangun di tengah,” terang Muthoin.

Ia optimistis, ke depan pasar yang berada di Jalan Osamaliki itu akan ramai pengunjung. Pasalnya, lokasinya representatif dan mudah dijangkau menggunakan kendaraan umum.

“Nanti juga rencananya, bersama paguyuban ada aturan bagi para pedagang,” jelasnya. Salah satu aturan yang diberlakukan adalah, pedagang harus berjualan secara rutin. Jika ada pedagang yang satu bulan berturut-turut tidak membuka usahanya, maka otomatis akan dilarang berjualan lagi dan diminta keluar dari Pasar Andong.

Pasar yang direnovasi ukurannya cukup luas dengan atap yang cukup tinggi. Sehingga suasana terasa lapang. Nantinya para pedagang telah disediakan los dengan ukuran yang disepakati bersama. (sas/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -