33 C
Semarang
Kamis, 24 September 2020

SD N 01 Kedungwuni Dibobol

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

KEDUNGWUNI – Belum juga terungkap kasus pembobolan di SMA Bojong dan lainnya, kawanan pencuri kembali mengincar sekolah di Kabupaten Pekalongan. Kali ini yang dibobol SD N 01 Kedungwuni.  Kasus pencurian tersebut diketahui oleh penjaga sekolah pada Senin (27/11) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dari sekolah yang berada di Dukuh Sidodadi, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, pencuri berhasil menggasak dua unit laptop, tiga unit LCD proyektor, dan sejumlah uang. Diperkirakan, sekolah mengalami kerugian Rp 31 juta lebih.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar mengatakan, anggota hingga kemarin masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus curat tersebut. Menurutnya, polisi sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti.

“Semoga kasus ini cepat terungkap,” katanya.

Diterangkan, sore hari sebelum kejadian itu, pihak penjaga sekolah sudah memastikan semua pintu dan jendela dalam keadaan terkunci. Namun pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB, saat petugas akan memadamkan lampu penerangan sekolah dan membuka pintu, melihat jendela paling ujung barat ruang guru dalam keadaan terbuka. Selain itu, teralisnya juga rusak dan ada bekas congkelan.

“Saat dicek ke dalam ruangan, petugas ini melihat beberapa laptop dan LCD proyektor berikut tasnya berserakan di lantai, dan meja guru dalam kondisi acak-acakan,” terangnya.

Dengan adanya kejadian curat tersebut, pihaknya mengimbau kepada sekolah untuk meningkatkan pengamanan di lingkungan sekolah. Selain memastikan pintu dan jendela terkunci, jika sekolah memiliki petugas jaga malam untuk lebih aktif berpatroli pada jam-jam rawan.

“Sekolah juga sebaiknya pada saat malam hari ada yang berjaga, dengan begitu apabila ada hal yang mencurigakan dapat diketahui,” imbaunya. (yon/jpg/zal)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Dukung BPJS Kesehatan Cover Semua Warga  

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pemkab Demak mendukung upaya BPJS kesehatan untuk meng-cover jaminan kesehatan kepada semua warga di Kota Wali. Peran Pemkab Demak dalam mewujudkan...

Permintaan Elektronik Meningkat

SEMARANG - Permintaan terhadap peralatan elektronik saat HUT Kemerdekaan RI mengalami peningkatan cukup signifikan, terutama untuk air conditioner (AC). Hal ini dikarenakan cuaca mulai...

Wisuda Diiringi Gamelan

RADARSEMARANG.COM, MUNTILAN – SMAN 1 Muntilan Sabtu (5/5) lalu mewisuda siswa kelas XII. Kegiatan dimulai dengan kirab wisudawan dan wisudawati. Diikuti oleh kepala sekolah, 4 wakil kepala sekolah, 7 wali...

Jateng Wakilkan Enam Pemain

SEMARANG – Sebanyak enam pemain asal Jateng bakal mengikuti seleksi Timnas U-19 yang akan digelar di lapangan Jenggolo Sidoarjo 8-9 Maret 2016 besok bersama...

Lima Pasangan Bukan Suami Istri Terjaring Razia

RADARSEMARANG.COM, KAJEN - Sebanyak Lima pasangan bukan suami istri atau pasangan resmi, Kamis (25/01) kemarin diciduk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pekalongan,...

Kampung Pelangi Tejosari Dibatalkan

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Rencana Pemerintah Kota Magelang membuat kampung pelangi di Kampung Tejosari, Magersari, Magelang Selatan gagal terwujud. Usulan Pemkot untuk menggunakan anggaran dana...