SD N 01 Kedungwuni Dibobol

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

KEDUNGWUNI – Belum juga terungkap kasus pembobolan di SMA Bojong dan lainnya, kawanan pencuri kembali mengincar sekolah di Kabupaten Pekalongan. Kali ini yang dibobol SD N 01 Kedungwuni.  Kasus pencurian tersebut diketahui oleh penjaga sekolah pada Senin (27/11) sekitar pukul 05.30 WIB.

Dari sekolah yang berada di Dukuh Sidodadi, Kelurahan Kedungwuni Timur, Kabupaten Pekalongan, pencuri berhasil menggasak dua unit laptop, tiga unit LCD proyektor, dan sejumlah uang. Diperkirakan, sekolah mengalami kerugian Rp 31 juta lebih.

Kasubbag Humas Polres Pekalongan AKP M Dahyar mengatakan, anggota hingga kemarin masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus curat tersebut. Menurutnya, polisi sudah melakukan olah TKP dan memintai keterangan sejumlah saksi serta mengumpulkan barang bukti.

“Semoga kasus ini cepat terungkap,” katanya.

Diterangkan, sore hari sebelum kejadian itu, pihak penjaga sekolah sudah memastikan semua pintu dan jendela dalam keadaan terkunci. Namun pada pagi hari sekitar pukul 05.30 WIB, saat petugas akan memadamkan lampu penerangan sekolah dan membuka pintu, melihat jendela paling ujung barat ruang guru dalam keadaan terbuka. Selain itu, teralisnya juga rusak dan ada bekas congkelan.

“Saat dicek ke dalam ruangan, petugas ini melihat beberapa laptop dan LCD proyektor berikut tasnya berserakan di lantai, dan meja guru dalam kondisi acak-acakan,” terangnya.

Dengan adanya kejadian curat tersebut, pihaknya mengimbau kepada sekolah untuk meningkatkan pengamanan di lingkungan sekolah. Selain memastikan pintu dan jendela terkunci, jika sekolah memiliki petugas jaga malam untuk lebih aktif berpatroli pada jam-jam rawan.

“Sekolah juga sebaiknya pada saat malam hari ada yang berjaga, dengan begitu apabila ada hal yang mencurigakan dapat diketahui,” imbaunya. (yon/jpg/zal)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -