Mitsubishi Fuso Market Leader

150
ROADSHOW : Brand Ambassador Mitsubishi Fuso, Iwan Fals tampil dalam Roadshow Truk Panggung Mitsubishi Fuso. (istimewa)
ROADSHOW : Brand Ambassador Mitsubishi Fuso, Iwan Fals tampil dalam Roadshow Truk Panggung Mitsubishi Fuso. (istimewa)

SEMARANG – Ditengah kondisi ekonomi yang kurang stabil, Mitsubishi Fuso di tahun 2017 mampu menjadi market leader dengan market share 45 persen. Sejak diluncurkan, truk Mitsubishi selalu menjadi market leader di Indonesia.

Director of  MFTBC Marketing Division PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors Duljatmo​no mengatakan berdasarkan data penjualan nasional, pangsa pasar Mitsubishi Fuso mencapai 45 persen, khususnya di kelas light duty truck untuk Colt Diesel market share mencapai 59 persen atau sekitar 1000 unit. Sementara di area Jawa Tengah sendiri, Mitsubishi Fuso berhasil mencapai market share  42,4 persen dan Colt Diesel merajai kelasnya dengan market share 50,8 persen.

“Meski kondisi ekonomi kurang stabil, penjualan Mitsubishi Fuso tetap tumbuh, khususnya untuk kebutuhan logistik yang meningkat hingga 50 persen,” ujar Duljatmo​no, disela-sela konser “Kontribusi untuk Negeri, Perjalanan Sejuta Harapan” bersama Iwan Fals, Brand Ambasador Mitsubishi Fuso, kemarin.

Permintaan truk Fuso sampai saat ini masih bagus. Ini dikarenakan banyak pengusaha menggunakan truk Fuso untuk angkutan pangan (logistik). Rata-rata penjualan per bulan truk Fuso milik Mitsubishi mencapai 130 unit.

PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB) selaku distributor dari Mitsubishi Fuso Truck & Bus Corporation (MFTBC), melangsungkan rangkaian konser “Kontribusi untuk Negeri, Perjalanan Sejuta Harapan” yang kedua di Kota Semarang, Jawa Tengah, akhir pekan lalu.. Duljatmono menyatakan Semarang dipilih menjadi kota kedua dalam rangkaian roadshow karena mengalami pertumbuhan ekonomi yang sangat pesat. Bahkan Semarang merupakan penyangga utama laju pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah.

“Mitsubishi Fuso ingin selalu memberikan kontribusi untuk Indonesia dan menjadi jembatan atas harapan-harapan konsumen. Selain itu kami ingin memberikan apresiasi kepada para sopir truk karena tanpa peran mereka pertumbuhan kami serta perekonomian di Kota Semarang tidak seperti sekarang ini”, ujarnya. (tya/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here