Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berbincang bersama Camat Pedurungan, Perwakilan BBWS dan Satker PSPLP. (Foto-foto Humas Pemkot Semarang)
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi berbincang bersama Camat Pedurungan, Perwakilan BBWS dan Satker PSPLP. (Foto-foto Humas Pemkot Semarang)

WALI Kota Semarang Hendrar Prihadi menyatakan bahwa pembangunan yang luar biasa baru terasa setelah era Presiden Joko Widodo (Jokowi). Wali kota yang akrab disapa Hendi, ini mencontohkan hasil pembangunan yang dilakukan Jokowi adalah pembangunan jalan tol yang yang sebelumnya rencana tersebut sempat terhenti sejak tahun 1997. Sedangkan di Kota Semarang antara lain Kampung Bahari Tambaklorok.

“Untuk itu semangat pembangunan ini penting untuk kita sengkuyung bersama-sama dengan terus saling bersinergi dalam segala hal,” ujar Hendi disela-sela kegiatan Peringatan Hari Bhakti PU (pekerjaan umum) ke-72 di Kota Semarang (27/11).

Dalam Peringatan Hari Bhakti PU Ke-72 di Kota Semarang, di Kelurahan Pedurungan Lor, Kecamatan Pedurungan, kemarin, pemkot kembali bersinergi dengan meresmikan TPS 3R (Tempat Pengelolaan Sampah, dengan Reduce, Reuse, Recycle) untuk merangsang masyarakat agar lebih peduli lagi kepada lingkungannya, terkhusus di lingkungan Kota Semarang.

Harapannya, ketika kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah meningkat, maka dampak-dampak negatif akibat sampah seperti lingkungan kumuh sampai banjir dapat berkurang. (*)