Grobogan Juara Umum

478
TERBAIK: Tim drum band Grobogan ketika beraksi di babak kualifikasi Porprov Jateng. (IST)
TERBAIK: Tim drum band Grobogan ketika beraksi di babak kualifikasi Porprov Jateng. (IST)

SEMARANG – Tim drum band Grobogan keluar sebagai juara umum babak kualifikasi Porprov Jateng 2018 cabang drum band yang berlangsung di Kampus Undip Tembalang, Sabtu-Minggu (25-26/11).

Grobogan meraih tiga emas, satu perak, dan satu perunggu. Posisi kedua ditempati Kota Semarang dengan dua emas, dua perak, dan satu perunggu. Disusul Kudus dengan satu emas, satu perak, dan dua perunggu.

Babak pra-Porprov diikuti sembilan daerah. Emas grobogan didapat dari nomor lomba ketahanan dan ketepatan berbaris (LKKB/ketahanan) putra/putri dan lomba berbaris jarak pendek putri. Adapun Kota Semarang meraih emas dari LKKB campuran dan putra. Kualifikasi meloloskan enam daerah yakni Grobogan, Kota Semarang, Kudus, Pati, Cilacap, dan Blora.

Total ada tujuh tim yang akan bersaing di ajang multicabang empat tahunan Jateng nantinya termasuk tuan rumah Solo. Ketua Umum Pengprov Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Jateng Dyah Kartika Permanasari mengatakan, babak kualifikasi ini sebagai tolak ukur pembinaan drum band di Jateng. PDBI, kata dia, tengah fokus menggenjot pembinaan.

”Kami berharap tim yang lolos mempersiapkan diri lebih baik untuk Porprov nanti. Sebab, ini akan kami jadikan sebagai landasan awal menghadapi babak kualifikasi PON XX pada 2019 nanti. Kegagalan lolos ke PON XIX menjadi semangat kami untuk berbenah,” tutur wanita yang akran disapa Tika itu.

Dia menilai, secara umum teknik daerah peserta meningkat pesat. Hal ini menjadi hal positif bagi persiapan Jateng menghadapi pra-PON. Pihaknya akan memantau secara mendalam saat Porprov Jateng 2018 nanti untuk mendapatkan atlet potensial.

”Persaingan di babak kualifikasi ini sangat ketat. Selisih perolehan nilai dan catatan waktu sangat tipis ini membuktikan, kabupaten/kota melakukan persiapam dengan baik. Untuk Porprov nanti, persiapan harus lebih matang agar persaingan semakin ketat dan ramai,” tandas Tika yang juga anggota DPRD Jateng itu. (bas)