33 C
Semarang
Senin, 28 September 2020

Fasilitasi Pemuda Kembangkan Passion

Baca yang Lain

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak...

CAPEK tapi senang. Itulah yang dirasakan Suzka Adiratna Novitha. Sebab, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini harus bolak-balik Semarang-Purwokerto untuk menjalankan komunitas sosial yang didirikan di tempat tinggalnya tersebut.

Dara manis kelahiran Jakarta, 22  tahun silam ini membuat sebuah komunitas sosial untuk memfasilitasi generasi muda mengembangkan softskill dan pengetahuan seputar dunia komunikasi. Seperti teknik videografi, public speaking, personal branding, dan juga jurnalistik.

”Jadi, saya dan 3 teman membuat komunitas, namanya courseproject untuk anak-anak muda, terutama siswa SMA di Purwokerto. Kami ingin memberikan ruang kepada mereka untuk dapat menyalurkan passion-nya, gratis,” ujar Suzka kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Awalnya, Suzka tergerak membentuk komunitas ini karena melihat ada potensi di dalam diri generasi muda Purwokerto, namun tidak ada wadah untuk menyalurkannya. Kepedulian terhadap generasi muda di tempatnya ini pula yang membuat Suzka rela pulang pergi mengurus sarana belajar ini di sela kesibukannya menyelesaikan skripsi.

”Dulu sering diminta tolong untuk  sharing tentang public speaking, dan saya pikir ternyata ada manfaatnya juga. Sementara itu di Purwokerto belum ada komunitas seperti ini, jadi ya saya membuatnya,” kata gadis penyuka makanan pedas ini.

Ternyata, sambutan siswa-siswi di Purwokerto sangat baik kepada komunitas yang digawangi oleh Suzka ini. Mereka sangat antusias dan senang karena bisa bertemu teman-teman sebaya beda sekolah, namun memiliki passion yang sama.

”Jadi, walaupun capek, saya tetap senang. Saya berangkat subuh untuk menjalankan kelas di sana, dan sore sudah pulang Semarang lagi,” ujar dara yang sebelum mendirikan komunitas ini mengaku paling cepat 3 minggu sekali pulang ke Purwokerto. (cr4/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Terbaru

Jelang Liga I, Dragan Kendurkan Intensitas Latihan

RADARSEMARANG.COM, Semarang – Kompetisi Liga 1 2020 tinggal satu pekan. Segera dimulai. Tepatnya 1 Oktober mendatang. PSIS mulai melakukan...

Trio Malang Merapat, Pemain Persis Solo Bertambah

RADARSEMARANG.ID, SUKOHARJO – Satu persatu penggawa Persis Solo sudah merapat. Jika pada sesi latihan perdana kamis sore (24/9) yang hanya didatangi dua orang pemain...

Grand Jury

INILAH cara yang sangat baik dalam menentukan salah atau tidak salah. Kekhawatiran meledaknya kerusuhan besar pun tidak terjadi. Padahal sejak Senin lalu kantor-kantor penting pemerintah...

Resesi

HARAPAN apa yang masih bisa diberikan kepada masyarakat? Ketika pemerintah secara resmi menyatakan Indonesia sudah berada dalam resesi ekonomi? Yang terbaik adalah menceritakan keadaan apa...

Setuju BTP

BTP kini sudah menjadi ''orang dalam" BUMN. Posisinya bisa dibilang menentukan, bisa dibilang kejepit. Tergantung pemegang sahamnya. Secara resmi pemegang saham BUMN itu adalah Menteri Keuangan....

Artikel yang Lain

- Advertisement -

Populer

Semarang 10K, Cetak Atlet Sekaligus Kenalkan Wisata 

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – Pemerintah Kota Semarang akan mengadakan event lari 10K pada 16 Desember 2018 mendatang. Rencananya kegiatan tersebut akan menjadi agenda tahunan. Selain...

Sport Center Bisa Tingkatkan Prestasi

SEMARANG - DPRD meminta agar Pemprov dan kabupaten/kota lebih serius menggarap potensi atlet di Jateng. Salah satunya dengan meningkatkan dan menambah keberadaan pusat olahraga...

Traveling di Sela Kerja

DUNIA memang tidak selebar daun kelor. Ungkapan itu yang dipegang Ratih Mega Rizkiana. Wanita kelahiran Ambarawa Kabupaten Semarang, 8 Maret 1988 ini selalu menyisihkan...

Apersepsi, Pembangkit Motivasi Dan Minat Siswa

RADARSEMARANG.COM - DARI tahun pelajaran 2016/2017 sampai dengan saat ini, terdapat kebijakan baru terhadap pelaksanaan Ujian Nasional (UN) pada tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA)....

Booking 1 Jam Rp 600 Ribu, Sehari Bisa Layani 4 Tamu

RADARSEMARANG.COM-Lokalisasi Sunan Kuning (SK) bakal ditutup Pemkot Semarang pada 2019. Namun praktik prostitusi di Kota Atlas dipastikan tak pernah mati. Justru kini semakin marak,...

Teknologi Augmented Reality untuk Kelas Inspiratif

RADARSEMARANG.COM - PERKEMBANGAN teknologi menuju era digitalisasi sudah merambah ke bidang pendidikan. Siswa dengan istilah “anak zaman now” tidak dapat lepas dari teknologi. Hampir...