Fasilitasi Pemuda Kembangkan Passion

119
Suzka Adiratna Novitha. (DOKUMEN PRIBADI)
Suzka Adiratna Novitha. (DOKUMEN PRIBADI)

CAPEK tapi senang. Itulah yang dirasakan Suzka Adiratna Novitha. Sebab, mahasiswi Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro (Undip) Semarang ini harus bolak-balik Semarang-Purwokerto untuk menjalankan komunitas sosial yang didirikan di tempat tinggalnya tersebut.

Dara manis kelahiran Jakarta, 22  tahun silam ini membuat sebuah komunitas sosial untuk memfasilitasi generasi muda mengembangkan softskill dan pengetahuan seputar dunia komunikasi. Seperti teknik videografi, public speaking, personal branding, dan juga jurnalistik.

”Jadi, saya dan 3 teman membuat komunitas, namanya courseproject untuk anak-anak muda, terutama siswa SMA di Purwokerto. Kami ingin memberikan ruang kepada mereka untuk dapat menyalurkan passion-nya, gratis,” ujar Suzka kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Awalnya, Suzka tergerak membentuk komunitas ini karena melihat ada potensi di dalam diri generasi muda Purwokerto, namun tidak ada wadah untuk menyalurkannya. Kepedulian terhadap generasi muda di tempatnya ini pula yang membuat Suzka rela pulang pergi mengurus sarana belajar ini di sela kesibukannya menyelesaikan skripsi.

”Dulu sering diminta tolong untuk  sharing tentang public speaking, dan saya pikir ternyata ada manfaatnya juga. Sementara itu di Purwokerto belum ada komunitas seperti ini, jadi ya saya membuatnya,” kata gadis penyuka makanan pedas ini.

Ternyata, sambutan siswa-siswi di Purwokerto sangat baik kepada komunitas yang digawangi oleh Suzka ini. Mereka sangat antusias dan senang karena bisa bertemu teman-teman sebaya beda sekolah, namun memiliki passion yang sama.

”Jadi, walaupun capek, saya tetap senang. Saya berangkat subuh untuk menjalankan kelas di sana, dan sore sudah pulang Semarang lagi,” ujar dara yang sebelum mendirikan komunitas ini mengaku paling cepat 3 minggu sekali pulang ke Purwokerto. (cr4/aro)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here