33 C
Semarang
Senin, 3 Agustus 2020

Diminta Tegas Tutup Penambangan Ilegal

Another

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan...

SEMARANG – Penambangan Kawasan Bentang Alam Karst (KBAK) yang berada di Sukolilo, Jawa Tengah  begitu masif. Padahal secara undang-undang, kawasan tersebut tidak boleh dieksploitasi ataupun ditambang.

“Proses penambangan di kawasan karst Sukolilo sudah mengkhawatirkan,” ungkap Koordinator Yayasan Sheep Jateng, Heri Sasmito Wibowo dalam diskusi Multipihak Perlindungan dan Pengelolaan KBAK yang Berkeadilan di Wisma Perdamaian, Senin (27/11).

Lebih lanjut Heri mengatakan di Jateng terdapat 36 tambang ilegal yang berada di kawasan KBAK Sukolilo, sehingga kalau dibiarkan akan merusak kawasan tersebut. Selain itu ada kawasan KBAK yakni di Grobogan  dan Rembang. “Di kawasan lainnya seperti di Grobogan ada 12 yang dan yang tidak resmi terdapat 20, dan di Rembang terdapat 22 yang resmi,” katanya.

Dalam kesempatan tersebut Heri menambahkan bahwa kenyataan di lapangan proses penambangan masih dilakukan di kawasan KBAK dan hal tersebut harus menjadi perhatian pemerintah. Bahkan pemerintah diminta memoratorium penambangan yang legal, dan tegas menutup penambangan yang ilegal. “Kawasan KBAK harus dikembalikan sesuai aslinya yang terbebas dari praktik penambangan dan ekploitasi,” katanya.

Di sepanjang KBAK Kendeng, katanya, terdapat tiga lokasi penambangan diantaranya Pati, Grobogan dan Rembang. Ia mengakui, beberapa penambangan di tiga lokasi itu legal karena memiliki izin dari pemerintah, namun tidak sedikit pula yang ilegal. “Pemerintah kami harap mencabut izin tambang yang legal, serta menolak perizinan baru. Dan tegas menutup penambangan ilegal di lokasi itu,” paparnya.

Kawasan Karst menurutnya merupakan kawasan yang harus dilindungi demi masa depan anak cucu. Selain mengancam ekosistem, proses penambangan kawasan karst juga mengancam lingkungan akibat dampak bencana yang ditimbulkan.

“Sebenarnya kawasan karst jika dikelola dengan baik dan menjadi sektor wisata, tentunya akan mendapatkan hasil yang lebih besar daripada ditambang. Hal itu yang akan direkomendasikan kepada pemerintah,” ungkapnya.

Dia berharap diskusi ini akan memperkuat kebijakan KBAK Sukolilo melalui pencabutan dan penolakan Izin Usaha Pertambangan di KBAK Sukolilo. Selain itu juga penegakan hukum melalui joint monitoring melalui tim penegakan hukum terpadu.

“Dari situ nantinya akan dilakukan evaluasi pengelolaan kawasan karst diluar KBAK melalui penghentian sementara dan mengidentifikasi ulang parameter KBAK dengan memasukkan situs budaya,” imbuhnya. (hid/ric)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

Arang Galang

Inilah jalan berliku itu. Tapi yang penting hasilnya: anak muda ini berhasil menjadi pengusaha. Bahkan jadi eksporter. Memang masih sangat kecil. Tapi arah bisnisnya...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Suka Sosok Batman

RADARSEMARANG.COM - SOSOK Batman memberikan daya tarik tersendiri bagi Dhinda Kharismaningtyas. Sejak SMA, gadis kelahiran Semarang, 7 Juni 1994 ini mulai jatuh cinta pada...

Telat Pajak, Bukan Kewenangan Polisi

SEMARANG - Apabila pajak Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) bermotor mati, ternyata petugas Satuan Polisi Lalu Lintas (Satlantas) dilarang untuk melakukan penilangan, bahkan sanksi pidana...

Panwaslu Coret Delapan Pelamar

MUNGKID—Panwaslu Kabupaten Magelang mencoret delapan nama pendaftar, karena tidak memenuhi syarat administrasi. "Rata-rata gugur karena faktor usia. Ada yang kurang setahun, sebulan dan dua...

Dianggap Nyeleneh, Ganjar dan Hendi pun Tertarik Mencoba

RADARSEMARANG.COM - Metode pengobatan terapi gusi terdengar belum familiar di Kota Semarang. Padahal pengobatan yang dipercaya mampu mengusir segala penyakit ini sudah ada sejak...

Santunan Yatim Piatu Naik 1.000 Persen

RADARSEMARANG.COM, BATANG – Tahun ini menjadi kabar gembira bagi anak yatim piatu di Kabupaten Batang, karena pemerintah menaikkan santunan. Kenaikan tidak tanggung-tanggung hingga 1.000 persen....

Pesta Miras, 8 Pemuda Diciduk

RADARSEMARANG.COM, MAGELANG – Delapan pemuda yang asyik pesta minuman keras di simpang tiga Jalan Sriwijaya dan Jalan Tarumanegara Kota Magelang diciduk patroli aparat gabungan,...