Pembangunan Sektor Energi Lampu Kuning

Must Read

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau...

SOLO-Pembangunan sektor energi dalam status lampu kuning. Penyebabnya,  sulit keluar dari pola pikir myopic (lamur atau tidak jelas), jangka pendek, dan terlalu pragmatis.

Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Sudirman Said, mengungkapkan hal itu dalam seminar nasional “Tantangan Pengembangan Renewable Energy di Indonesia untuk Ketahanan Energi Nasional” di Universitas Negeri Sebelas Maret  (UNS) Solo, Sabtu (25/11).

“Sikap ini mengakibatkan fokus perhatian pada energi baru dan terbarukan juga kurang kuat,” kata Sudirman.

Lebih lanjut ia mengungkapkan, tren dunia semakin agresif membangun energi baru terbarukan. Sementara Indonesia semakin meminggirkan pembangunan energi bersih ini.

“Regulasinya sudah cukup baik, minat investor cukup bagus, tetapi kebijakan yang konsisten dan disentif dari pemerintah membuat pengembangan energi baru terbarukan mendek,” papar bakal calon Gubernur Jateng ini.

Sudirman mengemukakan, membangun kekuatan energi memerlukan cara pandang visioner dan strategis. Lawan berpikir visioner dan strategis adalah berpikir jangka pendek dan pragmatis.

Ia mengingatkan, energi, pangan, dan air adalah kebutuhan dasar yang sangat menentukan kekuatan dan daya saing suatu bangsa. Banyak konflik di dunia yang dilatarbelakangi oleh perebutan sumber daya, termasuk sumber daya energi. Karenanya, imbuh dia, pembangunan sektor energi harus berpikir untuk jangka panjang. Bukan untuk kepentingan sesaat. (har/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -

Latest News

Virus Bersih

Semua operator cruise tahu: musuh utama bisnis mereka adalah virus atau bakteri. Karena itu aturan kebersihan di sebuah perjalanan cruise luar biasa ketatnya. Bagi yang...

Kenalkan A31 di Indonesia, Bawa Keunggulan Macro Lens Triple Camera dan Layar Waterdrop 6.5 Inci

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA – Kemarin (13/2), OPPO akan mulai menjual perangkat barunya, A31. Perangkat terbaru pada lini seri A ini hadir dengan keunggulan internal memori...

Mengejar SARS

Yang sembuh dan yang meninggal terus bertambah. Berkejaran. Orang pun mulai membanding-bandingkan: mengerikan mana. Virus Wuhan sekarang ini atau SARS 18 tahun lalu. SARS: yang...

Wajah Baru Warnai Ofisial Tim PSIS

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG – PSIS Semarang resmi memperkenalkan ofisial tim musim depan. Terdapat beberapa nama baru yang akan bahu-membahu membantu pelatih Dragan Djukanovic mengarsiteki Mahesa Jenar...

Lomba Cepat

Berita buruknya: korban virus Wuhan bertambah terus. Sampai kemarin sudah 106 yang meninggal. Hampir semuanya di Kota Wuhan --ibu kota Provinsi Hubei.Berita baiknya: yang...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -