33 C
Semarang
Sabtu, 11 Juli 2020

Lahan Tebu Terus Menyusut

Another

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri:...

KENDAL-Pertanian bidang tebu di Kabupaten Kendal saat ini berkurang drastis. Dari data gang ada petani yang masih mengolah lahannya dengan tanaman tebu berkisar 300 hektare dari total 800 hektare.

Ketua Asosiasi Petani Tebu Rakyat Indonesia (APRTI) Kendal, H Tardi mengatakan jika menyusutnya pertanian tebu di Kendal karena petani tebu merugi jika tetap mengolah lahannya dengan tanaman tebu. “Dulu ada pabrik gula Cepiring yang masih beroperasi, jadi jualnya gampang. Kalau sekarang agak susah,” katanya kemarin.

Menurutnya, dari total 800 hektare lahan yang ditanami tebu kini hanya tersisa 30 persen saja atau kurang lebih sekitar 300 hektare. Petani sendiri lebih memilih menanam palawija ataupun ketela. “Kondisi ini semakin diperparah dengan kebijakan pemerintah terkait harga gula,” jelasnya.

Dengan tidak berpihaknya kebijakan pemerintah terkait harga gula, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan tahun depan di Kendal bahkan di Jawa Tengah, tidak ada lagi petani yang menanam tebu. “Pasalnya biaya produksi mengolah tanaman tebu terus naik, sementara harga gula tidak bisa melebihi dari kebijakan pemerintah yang rendah,” ucapnya.

Ia menjelaskan PT Industri Gula Nusantara (IGN) Cepiring sudah dua tahun berhenti beroperasi. Pabrik gula ini sebelumnya menerima pasokan tebu milik petani kendal namun sejak berhenti beroperasi nasib petani tebu semakin terpuruk.”Petani kebingungan kemana akan jual sejak pabrik gula tutup kami petani tebu memang kebingungan, tapi alhamdulillahnya hutang pabrik gula sudah terbayarkan ke petani,” pungkasnya. (den/ida)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Menang 100

Inilah gambaran hasil pemilu di Singapura Jumat depan: partai penguasa, PAP, akan menang 100 persen. Itulah memang tujuan pemerintah mendadak...

Tanpa Riba

Tamu saya kemarin empat kelompok. Para pengusaha restoran mengajak bicara soal bagaimana membangkitkan bisnis mereka yang koma. Para pengusaha anti riba menyerahkan buku merah keyakinan mereka:...

Marah Besar

Berita besar minggu ini adalah tentang marah besar. Yang marah seorang presiden: Pak Jokowi. Yang dimarahi anak buahnya sendiri: para menteri dan kepala lembaga...

Mystic Janine

Pembaca Disway-lah yang minta saya menulis ini: penyanyi Jamaika lagi ter-lockdown di Bali. Tentu saya tidak menulis tentang musik reggae-nya Jamaika --saya tidak ahli musik. Saya hanya...

Tanpa Pemerintahan

Maka lahirlah wilayah baru ini. Tanpa pemerintahan. Di Amerika Serikat. Tepatnya di kota Seattle, di negara bagian Washington. Wilayah baru itu diproklamasikan tanggal 8 Juni...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Ratusan Warga Saksikan Pawai MTQ

KENDAL—Ratusan warga memadati Alun-Alun Kendal untuk menyaksikan pawai taaruf pembukaan lomba Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ). Lomba tersebut diikuti 600 peserta baik pelajar, umum dan santri...

Musthofa Kagumi Kemajuan Kota Magelang Bersama Sigit

KUDUS - Bakal Calon Gubernur Jawa Tengah dari PDI Perjuangan Musthofa mengagumi kemajuan Kota Magelang, terutama sektor jasa dan penurunan angka kemiskinan di bawah...

Sering Ngantuk, Tanda Hormon Terpuruk?

Tanya dr Andi: RADARSEMARANG.COM - Saya seorang pria berusia 43 tahun, sekarang sering merasa ngantuk dan lesu. Begitu juga Mr P saya, kurang bisa tegang...

Pengelolaan Keuangan Harus Akuntabel

DEMAK-Pengelolaan keuangan daerah di lingkungan Pemkab Demak terus ditata. Apalagi, saat ini, seluruh pemerintahan diwajibkan menerapkan standar akuntansi pemerintah (SAP) berbasis aktual. Ini untuk...

Laga Tandang Serasa Kandang

PSIS Semarang telah melakoni dua kali laga tandnag yaitu laga perdana versus Persipur Purwodadi di Stadion Krida Bhakti Purwodadi pada 22 April lalu dan...

Cekatan Selamatkan Pasien

SEMARANG – Sebuah asap membumbung di ruang Darussalam RSI Sultan Agung Semarang, akibat kejadian tersebut perawat lari tunggang langgang untuk menyelamatkan pasien. Diduga kebakaran...