Kembangkan Usaha Sapi Potong

Desa Polosiri Kecamatan Bawen

498
SAPI POTONG : Sejumlah sapi yang diternak di Desa Polosiri Kecamatan Bawen Semarang.
SAPI POTONG : Sejumlah sapi yang diternak di Desa Polosiri Kecamatan Bawen Semarang.

BAWEN – Desa Polosiri Kecamatan Bawen memiliki unggulan berupa kluster sapi potong. Didirikan sejak tahun 2002 dari yang mulanya terdiri dari 22 anggota kini sudah berkembang menjadi 59 anggota. Kluster sapi potong di desa ini akan terus dikembangkan dengan menggandeng pihak luar.

”Di sini ada kandang komunal yang dapat digunakan untuk bersama-sama. Sebagian dimasukkan ke kandang anggota,” ujar Kepala Desa Polosiri Nurgiyanto kepada Jawa Pos Radar Semarang.

Pemeliharaan sapi di desa ini diharapkan bisa menopang perekonomian warga Desa Polosiri. Untuk dapat lebih berkembang, para peternak di desa ini rutin diberikan pembinaan lewat pertemuan 40 hari sekali.

”Sistemnya pembinaan kelompok. Diharapkan nanti peternak ini bisa mencapai target yang diinginkan yaitu peningkatan bobot 0,8-1,2 kg setiap harinya,” jelas Nurgiyanto.

Beternak sapi, lanjut Kades Polosiri, bukanlah pekerjaan utama penduduk desa ini. Ternak menjadi kegiatan sambilan yang diharapkan dapat mengcover kebutuhan mendadak penduduk Desa Polosiri.

”Ini bukan sebagai mata pencaharian utama. Tapi sebagai tabungan ketika ada kebutuhan mendadak. Untuk biaya sekolah misalnya,” kata dia.