Jembatan Timbang Berbenah

Oleh: Djoko Setijowarno

406

MULAI 3 September 2017 lalu, dilakukan pengoperasian 7 jembatan timbang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), pasca diambil alih Ditjenhubdat, Kemenhub. Pengambilalihan operasional jembatan timbang berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, bersamaan dengan Terminal Tipe A.

Kementerian Perhubungan diamanahkan untuk mengoperasikan 141 UPPKB di seluruh Indonesia. Semuanya dikelola pemda berdasar perda masing-masing daerah. Penyelenggaraan dan pengoperasian jembatan timbang diatur berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 134 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Barang dengan Kendaraan Bermotor. Ketujuh UPPKB yg dioperasikan adalah 3 di Sumatera dan 4 di Jawa. UPPKB Seumadam (Kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Atjeh Darussalam), UPPKB Sarolangun (Kabupaten Jambi, Jambi) dan UPPKB Senawar Jaya (Kabupaten Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan) di Sumatera.

Di Jawa adalah di jalur pantai utara (pantura) UPPKB Losarang (Kabupaten Indramayu, Jawa Barat) dan UPPKB Widang (Kabupaten Tuban, Jawa Timur), di jalur pantai selatan (pansela) UPPKB Wanareja (Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah) dan UPPKB Widodaren (Kabupaten Ngawi,Jawa Timur).

Hasil pengoperasian September hingga Oktober di tujuh UPPKB, ada 309.500 kendaraan angkutn barang yang lewat. Hanya 75.307 kendaraan barang (24%) yang masuk UPPKB. Selebihnya, 234.193 kendaraan barang (76%) tidak masuk UPPKB.

Dari kendaraan yang masuk tersebut, sebanyak 23.409 (31,08%) kendaraan barang tidak melanggar. Sisanya, 51.893 (68,91%) kendaraan barang melanggar. Jenis pelanggaran meliputi aspek daya angkut 54,66%, dimensi 16,27%, dokumen 23, 94%, tata cara muat 3,16%, dan persyaratan 5,02%. Pelanggaran daya angkut untuk kelebihan muatan 5%-20% (8,4%), kelebihan muatan 21%-50% (17,6%), kelebihan muatan 51%-100% (25,10%) dan kelebihan muatan 100% sekitar 16,00%.

Lokasi UPPKB Widang merupakan tertinggi presentase kategori data angkut, yakni terletak di pantura. Kendaraan paling banyak masuk juga di UPPKB Widang. Pantura masih paling tinggi sebagai jalur lalu lintas logistik lewat darat.