33 C
Semarang
Jumat, 14 Agustus 2020

Jembatan Timbang Berbenah

Oleh: Djoko Setijowarno

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

MULAI 3 September 2017 lalu, dilakukan pengoperasian 7 jembatan timbang di Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor (UPPKB), pasca diambil alih Ditjenhubdat, Kemenhub. Pengambilalihan operasional jembatan timbang berdasarkan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, bersamaan dengan Terminal Tipe A.

Kementerian Perhubungan diamanahkan untuk mengoperasikan 141 UPPKB di seluruh Indonesia. Semuanya dikelola pemda berdasar perda masing-masing daerah. Penyelenggaraan dan pengoperasian jembatan timbang diatur berdasarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 134 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Penimbangan Barang dengan Kendaraan Bermotor. Ketujuh UPPKB yg dioperasikan adalah 3 di Sumatera dan 4 di Jawa. UPPKB Seumadam (Kabupaten Aceh Tamiang, Nanggroe Atjeh Darussalam), UPPKB Sarolangun (Kabupaten Jambi, Jambi) dan UPPKB Senawar Jaya (Kabupaten Musi Banyu Asin, Sumatera Selatan) di Sumatera.

Di Jawa adalah di jalur pantai utara (pantura) UPPKB Losarang (Kabupaten Indramayu, Jawa Barat) dan UPPKB Widang (Kabupaten Tuban, Jawa Timur), di jalur pantai selatan (pansela) UPPKB Wanareja (Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah) dan UPPKB Widodaren (Kabupaten Ngawi,Jawa Timur).

Hasil pengoperasian September hingga Oktober di tujuh UPPKB, ada 309.500 kendaraan angkutn barang yang lewat. Hanya 75.307 kendaraan barang (24%) yang masuk UPPKB. Selebihnya, 234.193 kendaraan barang (76%) tidak masuk UPPKB.

Dari kendaraan yang masuk tersebut, sebanyak 23.409 (31,08%) kendaraan barang tidak melanggar. Sisanya, 51.893 (68,91%) kendaraan barang melanggar. Jenis pelanggaran meliputi aspek daya angkut 54,66%, dimensi 16,27%, dokumen 23, 94%, tata cara muat 3,16%, dan persyaratan 5,02%. Pelanggaran daya angkut untuk kelebihan muatan 5%-20% (8,4%), kelebihan muatan 21%-50% (17,6%), kelebihan muatan 51%-100% (25,10%) dan kelebihan muatan 100% sekitar 16,00%.

Lokasi UPPKB Widang merupakan tertinggi presentase kategori data angkut, yakni terletak di pantura. Kendaraan paling banyak masuk juga di UPPKB Widang. Pantura masih paling tinggi sebagai jalur lalu lintas logistik lewat darat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Walubi Dorong Pilkada Damai dan Tolak Politik Uang

RADARSEMARANG.COM, SEMARANG-Perwakilan Umat Budha Indonesia (Walubi) Jateng mengajak masyarakat untuk bersama mewujudkan Pilkada damai dan menentang money politics dalam Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak...

Baru Empat Parpol di Kendal Lolos Verifikasi

KENDAL – Sebanyak empat partai politik (parpol) dinyatakan lolos verifikasi oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPU) Kabupaten Kendal. Keempat parpol tersebut adalah PDIP, PAN ...

Warga Demak Dorong Terciptanya UPPKS

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Pasangan suami istri (pasutri) Sungatman-Usfuriyah berhasil meraih juara 3 sebagai akseptor KB teladan kategori lestari 15 tahun tingkat Provinsi Jateng. Pasutri...

Pernah Ditahan, Menginspirasi Jadi Advokat

PEMBELAJARAN yang dialami secara pribadi menjadikan Theodorus Yosep Parera semakin mantap untuk menjadi salah satu penegak hukum, yakni advokat. Padahal cita-cita sejak kecil adalah...

Tebar Benih Ikan

ANGGOTA Basarnas Kota Semarang menebar 230 ribu benih ikan mujahir di Waduk Jatibarang, Desa Wisata Jamalsari, Kedungpane, Kota Semarang, Minggu (2/4). Kegiatan ini digelar...

Koperasi Gerakkan Sendi Ekonomi Masyarakat

RADARSEMARANG.COM, DEMAK - Koperasi hingga kini masih menjadi penggerak sendi ekonomi masyarakat. Karena itu, koperasi harus tangguh, sehat dan berdaya. Dengan begitu, ekonomi betul...