33 C
Semarang
Minggu, 7 Juni 2020

Tri Tunggal Dominasi Final

Another

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen...

SEMARANG – Loop 3×3 Competition Road to National Camp Region Jawa Tengah kembali digelar. Mengambil lokasi di lapangan basket SMA Sedes Sapientiae, Most Valueable Player (MVP) ajang kali ini berhak mengikuti National Camp di Surabaya.

Pertandingan yang diikuti 12 sekolah yang masing-masingnya mengirimkan sebanyak 44 tim terbagi dari 32 tim putra dan 12 tim putri ini berlangsung menarik. Wakil Kepala Sekolah Sedes Sapientiae, Agustinus Budi Susanto dalam sambutannya mengatakan dirinya mendukung penuh pertandingan dan mengharapkan seluruh tim termasuk siswanya untuk menjunjung sportivitas.

“Kami mengapresiasi kepada tim DBL Indonesia yang memilih sekolah kami untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan kompetisi ini, kami harapkan seluruh tim bermain maksimal dan mengutamakan sportivitas,” ungkapnya.

Pada semifinal, tim basket putra Tri Tunggal A mendapat perlawanan kuat dari Kebon Dalem B, yang akhirnya dimenangkan oleh Tri Tunggal A. Tri Tunggal mendominasi pertandingan baik untuk putra maupun putri.

Terbukti dalam pertandingan final, tim putri Tri Tunggal B bentrok versus Tri Tunggal C sementara untuk tim putra Tri Tunggal A ditantang tim Tri Tunggal B yang sebelumnya mengalahkan tim putra Sedes B dengan skor ketat.

Pertandingan Final dimulai pertama antara Tim Basket Putri Tri Tunggal B melawan Tri Tunggal C. Dalam pertandingan tersebut, kedua tim saling memberikan perlawanan. kejar mengejar skor pun tidak terelakkan. Namun, atas strategi dan komunikasi yang baik tim Tri Tunggal B pun akhirnya memenangkan pertandingan dengan skor 4-3.

Sementara, untuk Tim putra, pemenangnya adalah tim Tri Tunggal A yang mengalahkan rekan satu sekolahnya tim Tri Tunggal B dengan skor 10-13. Gregorius Kristian Linduaji dari tim Tri Tungal A yang mendapatkan predikat MVP, mengaku sangat senang dan berharap bisa bersaing hingga masuk kedalam 12 besar tim DBL.

“Bersyukur dapat MVP, kedepannya akan latihan lebih keras lagi agar tidak kalah saing disana (National Camp Surabaya). Yang pasti semoga bisa masuk 12 besar,” ungkap siswa SMA Tri Tunggal asal Bawen itu.

Berbeda dengan Gregorius, MVP Putri yang berasal dari tim Tri Tunggal B yakni Danisha Indah Pratiwi justru tidak menyangka bahwa dirinyalah yang akan mendapatkan predikat tersebut. Namun ia tetap bersyukur dan mengharap dukungan dari rekan satu timnya dalam persiapan mengikuti National Camp.

Nggak nyangka banget, tadi yang penting main maksimal saja. Kalau untuk National Camp, saya akan persiapan mental lebih kuat lagi karena saingannya pasti lebih berat. Pokokmen harus semangat,” tandas siswi kelas XI IPS SMA Tri Tunggal itu. (tsa/bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Didi Kempot: Bisa Tampil di Acaranya Mahasiswa Saja Saya Sudah Senang (16)

Di Jogjakarta, Didi Kempot berkonser, berkolaborasi, dan bertemu anak muda Papua yang fasih menyanyikan lagu-lagunya. Artis besar yang sama...

Kenangan dan Kesan Tak Terlupa Bekerja Bareng sang Legenda

Yuni Shara antusias saat ditawari berduet dengan Didi Kempot meski akhirnya tak sempat bertemu sampai selesai rekaman. Soimah juga terus ingat satu nasihat dari...

Didi Kempot Berkawan dengan Berbagai Kalangan (14)

Karya-karyanya yang sukses melewati semua demarkasi pendengar musik mengantarkan Didi Kempot pada persahabatan yang tak pandang bulu. Dari pengamen sampai presiden. T.M. BAYUAJI-K. ULUM, BAYU...

Setan Sembunyi

Surabaya tidak lagi hanya merah. Tapi merah kehitaman. Pertanda wabah Covid-19 kian mengkhawatirkan. Apalagi ada berita medsos yang agak ngawur sebelumnya: Surabaya bisa seperti Wuhan....

Religiusitas dan Kedekatan Didi Kempot dengan Kaum Santri (13)

Ada sejumlah lagu Didi Kempot yang memperlihatkan sisi religiusitas maestro campursari itu, termasuk satu di antaranya yang belum sempat dirilis. Menurut para sahabat, yang...

More Articles Like This

Must Read

Ditemukan 63 Pengidap HIV/AIDS Baru

RADARSEMARANG.COM, UNGARAN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Semarang menemukan 63 pengidap HIV/AIDS baru hingga November 2017. Mereka tersebar di 19 kecamatan di Kabupaten Semarang. Kepala...

Pemerintah Didesak Pro Petani Tembakau

SEMARANG - DPRD Jateng menganggap tuntutan yang diajukan Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jateng yang menolak kebijakan impor tembakau tergolong wajar. Dalam menyikapinya, pemerintah...

ABN NasDem Cetak Kader Berkarakter

RADARSEMARANG.COM, JAKARTA - Akademi Bela Negara (ABN) yang digagas NasDem mampu mencetak kader partai yang cerdas militan dan terampil serta memiliki loyalitas, kepatuhan dan...

Desak RUU Pertembakauan Segera Disahkan

SEMARANG – Sekitar seribu petani tembakau yang tergabung dalam Asosiasi Petani Tembakau Indonesia (APTI) Jateng menggelar aksi di depan kantor Gubernur Jateng, Jalan Pahlawan...

Jasa Raharja Santuni Korban Kecelakaan KA

MAGELANG–PT Jasa Raharja Perwakilan Magelang, Senin (21/8) kemarin, menyerahkan santunan kepada ahli waris korban terserempet kereta api, warga Padukuhan Pakuran RT 05 RW 03...

Stok Kepokmas Aman Hingga Lebaran

RADARSEMARANG.COM, SALATIGA - Harga kebutuhan pokok masyarakat (kepokmas) di Kota Salatiga relatif stabil. Meski dilapangan ada kenaikan harga, namun masih dalam batas yang wajar....