33 C
Semarang
Senin, 10 Agustus 2020

Pimpin Perdoski, Ingin Berbenah dari Internal

Another

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam...

Puguh yang kini menjadi Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (Perdoski) Kota Semarang ini menyatakan bahwa sebetulnya spesialis kecantikan itu tidak ada. Namun, yang sebenarnya adalah Spesialis Kulit dan Kelamin yang di dalamnya berkompetensi dalam hal merawat kecantikan.

Puguh juga akan menegaskan kepada anggotanya melalui sosialisasi dimana anggota Perdoski harus dapat menjalankan profesinya secara maksimal dan tidak sewenang-wenang. Pasalnya banyak dokter umum yang kemudian mengaku-ngaku sebagai dokter kecantikan dan meragukan profesi dokter Sp.KK itu sendiri.

“Sosialisasinya ke anggota Perdoski, bahwa kompetensi kita itu adalah milik kita sendiri, jangan sampai diambil alih oleh orang selain kita. Dalam arti kita tidak boleh melatih mereka (dokter umum) untuk menyamai Sp KK, karena bukan kompetensinya,” terang dia.

Pasalnya, selama ini masih banyak anggota Perdoski yang bandel dan memberikan pelatihan kepada dokter umum terkait kosmetik dan estetik. Padahal untuk menjadi dosen pengajar juga harus melalui kompetensinya. Kemudian, dokter umum yang mendapatkan pelatihan itu merasa telah memahami dan kemudian mengaku sebagai dokter kecantikan.

Puguh juga mengharapkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) harus tegas, bahwa masing-masing kompetensi itu ada aturannya. Misalnya terkait kosmetik dan estetik itu miliknya Sp KK, jangan sampai praktik-praktik diluar kompetensi dibiarkan. “Karena kalau dibiarkan juga namanya pembodohan masyarakat, mereka tahunya klinik itu dokter kecantikan, di dalam ruang periksa pun dia mengatakan ‘saya adalah dokter kecantikan’ padahal tidak,” tegasnya.

Pihaknya juga berencana membuat program pengabdian masyarakat dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan tingkat kesehatan kulit dan kelamin masyarakat. Selain itu, ke depan akan mencoba memberi penjelasan yang benar mengenai kehadiran dokter estetika, sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang betul. “Dokter estetika itu tidak ada nomenklaturnya dalam pendidikan kedokteran. Itu hanya istilah awam untuk dokter umum yang menekuni bidang estetika,” tuturnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Minus 5 Persen

Apa arti minus 5,3 persen –bagi kita? Artinya: kita harus kian siap bahwa hidup akan lebih sulit. Terutama bagi yang...

Angga Yunanda dan Adhisty Zara Berjaya di IMA Awards 2020

JawaPos.com – Ajang pemberian penghargaan untuk insan film tanah air, Indonesian Movie Actors Awards (IMA Awards) 2020, sukses dilaksanakan tadi malam, Minggu (25/7) dari Studio...

Menanti Sinovac

Apa yang akan dilakukan? Setelah vaksin anti-Covid-19 buatan Tiongkok itu tiba di Bandung Senin kemarin? Pertama-tama adalah mencari relawan dalam jumlah besar. Yakni relawan yang...

Risma Andani

Hari ketiga di Surabaya dokter Andani Eka Putra mengajak saya makan di restoran Padang. Rupanya ia sudah bosan dengan makanan hotel. ”Orang Padang ini susah....

Meninggal Olahraga

Tiga bersaudara ini wartawan semua. Yang dua meninggal karena olahraga. Tahun lalu si kakak meninggal saat ikut maraton di Surabaya. Jumat kemarin, giliran Hadi...

More Articles Like This

- Advertisement -

Must Read

Banyak Guru Tak Kompeten

SEMARANG – Badan Akreditasi Provinsi (BAP) Sekolah/Madrasah Provinsi Jateng telah melakukan rapat pleno hasil akreditasi lembaga pendidikan mulai tingkat dasar sampai atas. Dari hasil...

Terpikat Dunia Desain

MENDESAIN bagi Kristian Ayu Wardhani merupakan pekerjaan yang menyenangkan. Baginya dunia desain membuatnya terus berkreasi menuangkan imajinasinya dalam bentuk karya yang bernilai jual. Salah...

Harus Bisa Dongkrak Perekonomian Jateng

RADARSEMARANG.COM - KETUA DPRD Jawa Tengah, Rukma Setyabudi, berharap besar pembangunan Bandara Internasional New Ahmad Yani berimbas besar pada perkembangan daerah. Untuk itu, ia...

Menu ala Jepang di Horison

PEKALONGAN - Ingin santap nikmat ala Jepang, tidak perlu jauh-jauh ke restoran Jepang. Bisa datang ke Hotel Horison Pekalongan, di Jalan Gajahmada no 11...

Nasdem Siap ‘Panaskan’ Pilgub Jateng

SEMARANG-Jelang pendaftaran bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jateng periode 2018-2023 pada awal Januari mendatang, suasananya masih adem ayem. Partai Nasdem yang memiliki 4...

Masyarakat Bisa Bertanya Langsung Terkait Sekolah

WONOSOBO - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Wonosobo menggelar tarawih dan silaturahim (tarkhim) di masjid Al Hikmah Dusun Candiroto Desa Candimulyo Kecamatan Kertek, Senin (12/6)...